Blitar (beritajatim.com) – Proses pengejaran pelaku perampokan Rumah Dinas Wali Kota Blitar, Santoso menuai titik terang.
Polisi mengaku telah mengetahui titik terakhir keberadaan kendaraan ber plat merah yang digunakan oleh para pelaku perampokan dan penyekapan Wali Kota Blitar Santoso.
Keterangan itu diungkapkan oleh Kapolres Blitar Kota AKBP Argo Wiyono di Mapolres Blitar Kota. Menurutnya penanganan kasus perampokan Rumah Dinas Wali Kota Blitar ini terus berlanjut dan semakin menuju titik terang.
“Ya sudah ada titiknya (kendaraan para pelaku) sudah ditemukan tapi karena itu teknis penyidikan kami tidak bisa menyampaikan sekarang,” ujar Argo Wiyono.
Selain telah menemukan titik terakhir kendaraan mobil yang digunakan para pelaku, polisi mengaku juga telah mengantongi arah pelarian pelaku.
Menurut Argo arah pelarian kendaraan para pelaku sudah terlacak oleh tim gabungan Polda Jatim, Bareskrim Polri hingga Satreskrim Polres Blitar Kota.
Tujuan pelarian dari pelaku juga telah dilakukan Profiling oleh tim Polda Jatim. Sehingga diharapkan dengan begitu para pelaku perampokan Rumah Dinas Wali Kota Blitar bisa segera tertangkap.
“Semua mulai dari arahnya kemana , tujuan para pelaku kemana semua sudah dikantongi dan diprofiling oleh tim gabungan Polda Jatim,” imbuhnya.
Selain menyatakan telah melacak pelarian para perampok, polisi juga meyakinkan publik bahwa kasus perampokan Rumah Dinas Wali Kota Blitar, Santoso bukan drama. Hal itu terbukti dari naiknya status kasus tersebut dari penyelidikan ke penyidikan.

Menurut Argo dengan naiknya status ke tahap penyidikan itu membuktikan bahwa peristiwa perampokan itu benar terjadi. Hal itupun menepis semua tudingan masyarakat yang menyatakan bahwa kasus perampokan Rumah Dinas Wali Kota Blitar hanyalah drama semata.
“Satu lagi kasus ini sudah naik ke tahap penyidikan ya artinya ini bukan drama atau settingan seperti yang dilontarkan oleh netizen atau masyarakat di luar sana,” jelasnya.
Polres Blitar Kota pun akan melakukan penjadwalan ulang pemanggilan Wali Kota Blitar Santoso jika diperlukan. Hal itu akan dilakukan bila Tim Polda Jatim membutuhkan tambahan keterangan.
“Kalau itu diperlukan maka kami akan jadwalkan untuk pemanggilan ulang untuk pemenuhan keterangan saksi,” imbuh Kapolres Blitar Kota.
Kapolres Blitar Kota menjamin bahwa proses penyidikan terhadap pelaku perampokan Rumah Dinas Wali Kota Blitar terus berlanjut. Menurutnya hingga kini tim masih bekerja keras untuk menangkap para perampok yang melarikan diri menggunakan mobil ber plat merah.
Polisi pun meminta semua pihak untuk bersabar dan mendoakan semoga kasus ini segera terungkap.
“Kami yakinkan bahwa kasus ini terus berproses dan semoga para pelaku bisa ditangkap,” ujarnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”wali-kota-blitar-dirampok”]
Sebelumnya Wali Kota Blitar Santoso berharap kasus perampokan yang menimpa dirinya bisa segera diungkap. Santoso berharap Polda Jatim dan Polres Blitar Kota segera mengungkap kasus tersebut. Wali Kota Blitar tersebut berharap para perampok bisa segara dilumpuhkan oleh polisi.
“Ya tentunya kami berharap kasus ini segera diungkap oleh Polisi, tapi yang jelas kami serahkan sepenuhnya kasus ini ke pihak Polda Jatim dan Polres Blitar Kota,” Kata Santoso Wali Kota Blitar.
Dengan banyaknya bukti yang dikantongi oleh polisi Wali Kota Blitar berharap kasusnya bisa segera diungkap. Santoso menambahkan bahwa selama ini dirinya aktif melakukan komunikasi dengan Polda Jatim maupun Polres Blitar Kota terkait perkembangan kasus perampokan yang menimpanya.
Menurut Santoso, selama ini Polda Jatim dan Polres Blitar Kota telah bekerja secara profesional untuk mengungkap kasus tersebut. Namun sebagai korban dirinya tentu berharap kasus yang menimpanya dapat segera diungkap.
“Dari petugas selalu mengkonfirmasi kalau ada informasi tambahan yang dibutuhkan ya mudah mudahan bisa segera terungkap,” pungkasnya. (owi/ted)






