Sumenep (beritajatim.com) – Setelah sempat menunda pelayaran sekitar 2 minggu, akhirnya kapal ke Pulau Masalembu dari Pelabuhan Kalianget, Sumenep kembali berlayar pada Jumat (3/3/2023).
“Hari ini pelayaran kembali dibuka setelah mempertimbangkan prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Maritim Surabaya,” kata Petugas Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kaliangat M. Taufiqurrachman.
Kapal yang berangkat hari ini dari Pelabuhan Kalianget adalah Kapal Sabuk Nusantara 115 dengan tujuan Pulau Masalembu. Kapal ini mengangkut 105 penumpang dan 15 ton sembako.
BACA JUGA:
Masalembu Sumenep: Akrab dengan Badai, Idola Nelayan Pantura
“Alhamdulillah semua bisa terangkut, baik penumpang maupun barang. KM Sabuk Nusantara pagi tadi sudah berangkat ke Masalembu,” terangnya.
Ketinggian ombak di Perairan Masalembu saat ini berkisar 1,2 meter. Kondisi tersebut dinilai masih memungkinkan untuk pelayaran. “Ombak sudah mulai turun. Jadi kondisi sekarang masih aman untuk pelayaran kapal besar. Semoga cuaca terus membaik,” ucapnya.
Bersamaan dengan keberangkatan KM Sabuk Nusantara 115, Pemerintah Kabupaten Sumenep juga mengirimkan bantuan bahan pangan untuk warga Masalembu. Bantuan tersebut diantaranya berupa mie instan 20 karton, sarden kaleng 4 karton, dan minyak goreng 4 karton.

Warga Pulau Masalembu dikabarkan mengalami krisis sembako dan bahan pangan akibat cuaca buruk berkepanjangan. Stok beras, elpiji, air mineral, serta beragam kebutuhan pokok lainnya mengalami kelangkaan karena tidak ada kapal yang berlayar. Karena itu, Pemerintah Provinsi Jawa Timur kemarin telah mengirimkan puluhan ton beras dan bahan pangan menggunakan KRI Malahayati 362.
Kapal milik TNI AL itu tiba di Perairan Masalembu, Kabupaten Sumenep, pada Kamis (02/03/2023). Namun kapal tidak bisa sandar di Pelabuhan Masalembu karena cuaca tidak memungkinkan. KRI Malahayati 362 lego jangkar di perairan sebelah timur Pulau Masalembu, dengan jarak sekitar 2 mil dari bibir pantai.
BACA JUGA:
Krisis Pangan Masalembu, Kapal TNI AL Datang Bawa 20 Ton Beras
Bantuan logistik bagi warga Masalembu itupun akhirnya diangkut dengan perahu dari tempat lego jangkar KRI Malahayati menuju Pelabuhan Masalembu. Dari Pelabuhan Masalembu, logistik diangkut menggunakan truk ke Kantor Kecamatan. [tem/suf]






