Surabaya (beritajatim.com) – Semua transaksi di Kanwil Jasa Raharja Jawa Timur (Jatim) kedepan akan menggunakan cashless.
Untuk mendukung itu Jasa Raharja Jatim menggandeng BRI Regional Office (RO) Surabaya untuk mendorong transaksi digital di Kanwil Jasa Raharja Jatim. Kerjasama ini diresmikan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) di Kantor Wilayah Jasa Raharja Jatim.
“Kerjasama ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi kedua belah pihak. Semua transaksi perbankan akan dilakukan secara digital baik melalui QRIS, EDC maupun lainnya,” ujar Ayub Burhan, Branch Manager BRI BO Kaliasin Surabaya.
Ayub menjelaskan bahwa BRI menyediakan 46 gerai di wilayah kerja Kanwil Jasa Raharja Jatim untuk mendukung transaksi digital ini. Secara nasional, BRI akan menyediakan 1.600 gerai di seluruh wilayah kerja Jasa Raharja di Indonesia.
“Ini merupakan pilot project yang dimulai di Jatim dan akan dilanjutkan serentak di seluruh Indonesia. Untuk sementara kami siapkan 46 gerai yang bisa dipakai untuk transaksi digital. Tapi nanti secara nasional ada 1.600 gerai. Biasanya satu gedung dengan Samsat,” kata Ayub.
Melalui kerjasama ini, BRI memberikan berbagai fasilitas yang dibutuhkan Jasa Raharja untuk semua transaksi perbankan, seperti pembayaran payroll, BRIguna, giro, rekening, penerima manfaat akibat kecelakaan, dan lainnya.
“Kerjasama ini efektif berjalan mulai bulan April 2024. Jadi nanti semua transaksi dari Jasa Raharja akan dilakukan secara cashless melalui QRIS atau EDC termasuk pembayaran iuran wajib kendaraan bermotor, iuran wajib kendaraan umum dan iuran wajib kendaraan kapal laut,” tambah Ayub.
Tamrin Silalahi, Pimpinan Wilayah Jasa Raharja Jatim, menyambut baik kerjasama ini dan berharap dapat meningkatkan efisiensi dan memperbesar jumlah transaksi perbankan.
“Dengan kerjasama ini kami yakin kedepan volume transaksi juga akan terus meningkat. Karena dengan transaksi cashless akan semakin mudah dan cepat,” tutup Tamrin.[rea/ted]






