Pasuruan (beritajatim.com) – Kantor Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) Pasuruan berhenti beroperasi. Kondisi ini berlaku terhitung sejak 1 Januari 2023 lalu.
Ini terbukti dengan tertulisnya di nota Dinas berkop Biro Komunikasi Publik, Umum, dan Kesekretariatan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
Terlihat pada Sabtu (3/1/2023) kantor LAPAN yang bertempat di Desa Carat, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan tidak ada kegiatan lagi. Hanya tertinggal bangunan kantor yang menyimpan banyak kenangan dan mencetak penelitian yang bersejarah.
Koordinator Pelaksana Fungsi Stasiun Observasi Antariksa dan Atmosfer Pasuruan (BRIN Pasuruan), Dian Yudha Risdianto, mengatakan kabar penutupan ini sudah terdengar sejak 2022 lalu. Namun, pada Desember 2022 kemarin pihak BRIN pusat baru menurunkan surat.
“Sebenarnya secara tertulis alasan penutupan itu tidak pernah disampaikan ke kita. Tapu pada Desember kemarin turun surat yang menyatakan tidak ada lagi aktivitas kantor di LAPAN Pasuruan,” jelas Dian, Sabtu (4/2/2023).
[berita-terkait number=”5″ tag=”Pasuruan”]
Sedangkan untuk para karyawan yang dulu bekerja di kantor LAPAN sekarang sudah pindah. Para peneliti tersebut pindah kebeberapa kantor BRIN yang ada diwilayah pulau Jawa.
“Ada yang pindah ke Surabaya, Purwodadi, Bandung. Mereka mulai dari awal lagi akhirnya,” imbuh Yudha.
Diketahui LAPAN yang kini telah menjadi BRIN Pasuruan ini sudah berdiri sejak 1983. Pada saat itu banyak sekali aktivitas edukasi dan riset terkait antariksa.
Bahkan setiap tahunnya LAPAN rutin melakukan riset terhadap aktivitas pengamatan gerhana matahari. Tak hanya itu bahkan kantor LAPAN juga digunakan untuk pengamtan rukyatul hilal pada awal bulan Ramadan dan Syawal. [ada/beq]






