Blitar (beritajatim.com) – Kanker Payudara masih menjadi penyakit yang menakutkan bagi para perempuan di wilayah Kabupaten Blitar. Tercatat selama 2,5 bulan ini, ada 100 perempuan di Kabupaten Blitar yang terjangkit penyakit kanker payudara.
Mayoritas penderita kanker payudara ini pun masih berusia produktif yakni antara 30 hingga 45 tahun. Kondisi itu tentu mengkhawatirkan. Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar pun meminta para ibu dan remaja putri agar aktif melalukan pemeriksaan jika merasakan gejala awal penyakit kanker payudara.
“Ada seratus perempuan di Kabupaten Blitar yang terjangkit penyakit payudara,” kata Hyndra Satria, Koordinator Penyakit Tidak Menular dan Kesehatan Jiwa, Dinkes Kabupaten Blitar, Sabtu (23/3/2024).
Kanker payudara merupakan jenis tumor ganas yang berkembang pada sel-sel payudara. Kanker ini dapat tumbuh jika terjadi pertumbuhan yang abnormal dari sel-sel pada payudara.
Sel-sel tersebut membelah diri lebih cepat dari sel normal dan berakumulasi, yang kemudian membentuk benjolan atau massa. Pada stadium yang lebih parah, sel-sel abnormal ini dapat menyebar melalui kelenjar getah bening ke organ tubuh lainnya.
Kanker Payudara ini merupakan penyakit paling ganas serta menjadi penyumbang pertama kematian pada ibu. Dari sekian banyak kanker, kanker payudara merupakan yang paling banyak penderitanya serta paling tinggi tingkat kematiannya.
“Mayoritas itu sudah telat ketika melakukan pemeriksaan itu sudah berada di stadium lanjut,” tegasnya.
Penyebab kanker payudara ini bermacam-macam mulai dari genetika maupun polah hidup yang tidak sehat. Pola hidup yang sering mengkonsumsi makanan cepat saji menjadi salah satu penyebab penyakit kanker payudara.
“Ada faktor genetik namun yang paling banyak adalah faktor konsumsi makanan-makanan cepat saji dan pola hidup yang tidak sehat,” bebernya.
Adapun beberapa gejala kanker payudara yang bisa dialami pengidapnya. Mulai dari adanya benjolan atau pengerasan pada payudara yang berbeda dari jaringan sekitar, darah keluar dari puting payudara serta nyeri dan pembengkakan pada payudara.
Ada pula gejala lain yakni Pengelupasan kulit di sekitar puting payudara. Perubahan pada kulit payudara, seperti cekungan.Perubahan ukuran, bentuk, atau tampilan dari payudara. Puting tertarik masuk (retraksi atau inversi) ke dalam. Serta benjolan atau pembengkakan di bawah ketiak.
Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar pun meminta agar para ibu yang merasakan gejala-gejala tersebut segera memeriksakan diri ke rumah sakit terdekat. Pasalnya meski penyakit ganas, namun kanker payudara ini masih bisa disembuhkan.
“Sehingga penyakit kanker ini tidak bisa dicegah dalam waktu seketika namun memerlukan proses untuk penerapan gaya hidup sehat dalam jangka waktu panjang,” tutupnya. [owi/beq]






