Gresik (beritajatim.com) – Perjalanan Gresik United (GU) bertahan di liga 2 semakin sulit usai dikalahkan tuan rumah Persiku Kudus di babak play off grup J liga 2. Gol semata wayang Persiku diciptakan Jajang Mulyana di menit 41.
Dengan kekalahan ini, posisi Gresik United tetap di peringkat tiga dengan meraup 8 poin dari 6 kali laga, 2 kali menang, 2 kali seri, dan 2 kalah dan rawan terdegradasi di Liga Nusantara.
Pertandingan Persiku kontra Gresik United yang digelar di Stadion Wergu Wetan Kudus, Kamis (13/2) berlangsung sedang-sedang saja. Tuan rumah Kudus lebih banyak mendominasi permainan. Sebaliknya Gresik United yang cenderung bermain long ball selalu bisa dikandaskan pemain belakang Persiku.
Gelandang Gresik United asal Brazil, Renan Silva bisa memasok bola matang di mulut gawang Persiku bermain buruk. Umpan-umpannya banyak yang tidak terarah. Sehingga, memudahkan pemain Persiku mematahkan serangan.
Gol yang diciptakan Jajang Mulyana pemain Persiku disebabkan akibat kelengahan pemain belakang. Mantan pemain Bali United itu, mampu membobol gawang Gresik United yang dikawal Ulul Arham.
Gol yang tercipta di menit ke 41 membuat pemain Gresik United tersengat dan berusaha menyamakan kedudukan. Namun, usaha itu sia-sia karena pemain asuhan Djajang Nurjaman bermain buruk di babak pertama hingga babak kedua berakhir.
Hasil ini membuat Gresik United wajib memenangkan dua laga tersisa melawan tuan rumah Persibo Bojonegoro dan menjamu Persewar Waropen bila ingin tetap bertahan di liga 2.
Jika kalah atau seri, otomatis Gresik United terjun bebas ke Liga Nusantara. Namun, apabila bisa memaksimalkan sisa laga masih ada asa tetap bertahan di liga 2 musim depan. Menanggapi kekalahan ini, pelatih Gresik United Djajang Nurjaman mengatakan, kekalahan ini diluar ekspetasi dirinya yang sebelumnya mematok tiga poin di kandang Persiku.
“Hasil yang mengecewakan kekalahan ini juga tidak lepas dari tidak adilnya kepemimpinan wasit sehingga pemain mudah terprovokasi yang membuat permainan di lapangan berjalan buruk. Masih dua laga sisa otomatis kami maksimalkan agar tetap bertahan di liga 2,” katanya. [dny/kun]






