Surabaya (beritajatim.com) – Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur (Kadindik Jatim) Aries Agung Paewai mendorong agar kepala sekolah bisa membangun komunikasi dan leadership untuk menghadapi aspek eksternal di lingkungan sekolah.
Sebab, menurutnya mengurus dunia pendidikan tak semudah apa yang diimpikan. Banyak faktor yang harus dilalui, apalagi harus mengelola lembaga dengan beragam karakter siswa hingga orang tuanya.
“Mengelola satuan pendidikan dengan berbagai karakter siswa, orang tua dan masyarakat tentu butuh pemimpin, juga power stering yang kuat untuk kepala sekolah menahkodai lembaganya,” kata Aries, Jumat (29/9/2023).
Hal itu dibutuhkan untuk menghadapi aspek eksternal di lingkungan kepala sekolah bertugas. Menurutnya, aspek eksternal inilah yang harus dikelola dan dihadapi dengan leadership yang dimiliki para kepala sekolah.
Kata dia, pondasi kepemimpinan yang harus dimiliki kepala sekolah adalah bagaimana membangun komunikasi dan kepemimpinan menjadi kuat. Tidak hanya di lingkungan kelembagaan tapi juga kuat di eksternal.
BACA JUGA: 6 Tim Mahasiswa PENS Pamerkan Karya di InnoWork 2023
“Buat perencanaan matang. Jangan buat perencanaan itu akhir tahun untuk tahun berikutnya. Bapak ibu akan kewalahan. Belum lagi dengan aktifitas lain, maka ini akan merugikan,” ujar Aries.
Karena itu, kepala sekolah perlu meningkatkan kualitas ilmu sebagai pemimpin, dan meningkatkan manajemen lingkungan sekolah serta situasi kondisi. Sebab, kepala sekolah berhadapan langsung dengan siswa dan orangtua dengan berbagai macam karakter.
Aries juga meminta sekolah untuk berkomunikasi dengan Dindik Jatim melalui Cabdindik Wilayah jika ada hal yang kurang dan butuh perhatian serius. Mengingat saat ini, Dindik tengah mencoba merekapitulasi mana saja kebutuhan yang paling perlu direalisasi.
“Masing-masing cabdin ayo lebih aktif untuk melihat situasi kondisi dan memperhatikan masukan kepala sekolah. Tapi jangan sampai turun membebani sekolah. Melainkan turun membantu sekolah sehingga menjadi perhatian kita semua,” katanya.
Sebagai informasi, Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA se-Jatim menggelar rakor penyamaan presepsi praktek baik dalam pengelolaan administrasi pembangunan sekolah. Kegiatan ini dihadiri oleh 250 kepala SMA Negeri se-Jatim. [ipl/nap]






