Sumenep (beritajatim.com) – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Sumenep memastikan bahwa stok sembako di wilayah setempat selama bulan Ramadan hingga Lebaran nanti, aman.
“Berdasarkan pantauan kami, stok sembako di pasar-pasar tradisional maupun pasar modern di Sumenep masih aman hingga lebaran,” kata Ketua Kadin Sumenep, Hairul Anwar, Jumat (22/04/2022).
Karena itu, ia meminta agar masyarakat tidak resah dan tidak panik. Apalagi sampai melakukan aksi borong sembako karena khawatir kehabisan. “Tidak perlu ‘panic buying’. Ya sewajarnya saja lah pembelian sembako. Sesuai kebutuhan. Karena memang stok di pasaran aman,” ujarnya.
Ia justru mengkhawatirkan daya beli masyarakat yang menurun drastis setelah dihantam pandemi selama 2 tahun. Apalagi saat ini harga-harga cenderung mengalami kenaikan.
“Menjelang Idulfitri ini memang harga-harga sejumlah komoditas mulai naik, seiring dengan tingginya permintaan konsumen. Misalnya komoditas daging, baik ayam maupun sapi. Tapi kenaikannya masih bisa dibilang dalam taraf wajarlah,” ungkapnya.

Menurutnya, untuk memulihkan perekonomian masyarakat pasca pandemi, memang diperlukan beberapa upaya, termasuk campur tangan pemerintah memberikan bantuan.
“Seperti misalnya BLT sekarang ini. Kemudian perlu juga bantuan modal dengan sistem pinjaman lunak. Ini perlu dilakukan untuk memulihkan ekonomi masyarakat,” ucapnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”idulfitri-2022″]
Ia optimis, tahun ketiga setelah pandemi, perekonomian akan kembali bangkit seperti semula. “Ibaratnya orang sakit, sekarang ini masa pemulihan. Perlu vitamin untuk mempercepat pemulihan. Vitaminnya apa? Ya seperti yang saya bilang tadi. Ada BLT, ada bantuan modal, dan semacamnya,” papar Hairul. (tem/ted)






