Surabaya (beritajatim.com) – Jelang Pemilu 2024, anggota Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Surabaya mundur dari jabatannya. Dia adalah Andre Setiawan.
“Berita mengenai mundurnya saya dari kepengurusan dan pencalegan di PSI itu benar adanya. Per tanggal 5 Mei kemarin, saya sudah tidak bersama dengan PSI,” kata Andre, Minggu (14/5/2023).
Andre mengatakan bahwa mundurnya dari kepengurusan dan keanggotaan dari partai yang berlambang mawar tersebut karena sudah tidak sejalan dengan nilai-nilai partai. Padahal dia berada di PSI Surabaya sejak 2019.
“Alasan saya mundur ini bukan sedang mengikuti tren yang ada ya. Saya di PSI sudah dari 2019. Sempat juga menjadi pengurus divisi hingga pengurus DPD. Memang keputusan ini bukan sesuatu yang mudah, alasan saya keluar karena sudah tidak bisa sejalan dengan perjuangan di PSI,” katanya.
BACA JUGA:
Fraksi PSI Sebut Program Rumah Padat Karya Pemkot Surabaya Harus Parsial
Andre adalah salah satu politisi milenial yang ada di Kota Surabaya. Karir politiknya menanjak semenjak dirinya dipercaya menjadi koordinator divisi kampanye, media, dan big data pada tahun 2020.
Tidak hanya itu, Andre juga sempat menjabat menjadi Wakil Sekretaris PSI Surabaya pada tahun 2021 dan Direktur Eksekutif PSI Surabaya pada tahun 2022.
“Saat saya bergabung di PSI, saya melihat idealisme dan cita cita saya ini bisa diperjuangkan bersama PSI. Pada saat itu, PSI adalah satu satunya partai yang menurut saya bisa mengakomodir pemikiran serta aspirasi anak muda,” katanya.
Di PSI Surabaya, Andre mengaku telah banyak mengakomodir serta mendorong anak muda untuk langsung berkecimpung dan mengambil peran di partai politik karena Andre menilai bahwa anak muda bukan lah komoditas politik.
BACA JUGA:
Fraksi PSI Surabaya: Banjir kok Disedot, Pompa Masih Bisa Dioptimalkan
“Selama saya di PSI Surabaya, saya selalu mendorong keterlibatan pemuda secara langsung melalui program program yang saya buat,” ujar Andre.
Andre mencontohkan, ada lomba debat yang bertaraf kejuaraan nasional antar-universitas, ada program magang yang sampai 3 batch.
“Per batch nya itu ada kurang lebih 50 orang pendaftar, yang ketrima cuma 20-25 dan banyak sekali lainnya. Ini saya lakukan karena saya sangat menghargai pemikiran – pemikiran anak muda dan sudah sepantasnya anak muda di dengar dan di apresiasi, bukan dijadikan komoditas politik,” katanya.
BACA JUGA:
Kota Surabaya Jadi Tuan Rumah Kirab Pemilu Tahun 2024
Andre mengaku telah melakukan komunikasi dari partai lain. Dia sedang menimbang partai mana yang sejalan dengan anak muda.
“Ya kalau komunikasi dengan partai lain, sudah pasti ada. Sekarang saya juga lagi menimbang partai mana yang benar benar menghargai aspirasi anak muda, dan tidak menjadikan anak muda sebagai komoditas politik,” katanya.
Andre mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dan kesempatan yang diberikan sebagai politisi di PSI Surabaya. “Saya sangat berterima kasih kepada seluruh pengurus, baik itu tingkat DPP, DPW, maupun DPD dan seluruh kader terbaik di PSI atas kolaborasi dan kepercayaannya selama ini,” katanya. [asg/suf]






