Mojokerto (beritajatim.com) — Di tengah hiruk-pikuk aktivitas, para wartawan yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Mojokerto Raya menunjukkan bahwa kepedulian sosial tak hanya datang dari lembaga amal atau pemerintah. Melalui program Jumat Berkah, mereka konsisten hadir untuk masyarakat kecil yang kerap luput dari perhatian.
Jumat (4/7/2025) siang, untuk keempat kalinya para jurnalis ini membagikan 100 bungkus nasi gratis di Alun-Alun Wira Raja Mojokerto. Sasaran mereka jelas, pekerja jalanan seperti penyapu, tukang parkir, pengemudi ojek online, hingga warga yang melintas. Hanya dalam waktu 20 menit, seluruh nasi bungkus ludes terbagi.
Ketua PWI Mojokerto, Aminuddin Ilham menyebut bahwa kegiatan ini bukan sekadar berbagi makanan, tapi juga menanamkan semangat saling peduli di ruang publik. “Kami ingin wartawan tak hanya dikenal sebagai penyampai berita, tapi juga pelaku kebaikan. Alhamdulillah, kegiatan ini terus mendapat sambutan hangat dari masyarakat,” ungkapnya.
Wartawan JTV ini juga mengajak pihak swasta maupun instansi pemerintah untuk ikut terlibat. Bisa melalui donasi maupun nasi bungkus sesuai dengan yang dibagikan. Lewat agenda Jumat Berkah, para wartawan di Mojokerto membuktikan bahwa jurnalisme bisa menjadi jembatan empati, bukan sekadar profesi.
“PWI Mojokerto Raya membuka pintu selebar-lebarnya bagi siapa saja yang ingin berbagi. Semakin banyak yang terlibat, semakin luas pula manfaatnya. Harapannya, program ini dapat terus berjalan rutin dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat di berbagai wilayah Mojokerto Raya,” katanya. [tin/kun]






