Surabaya (beritajatim.com) – Beberapa tahun terakhir, klub-klub sepakbola Eropa rutin mengeluarkan jersey ketiga. Biasanya, jersey ini memiliki warna yang mencolok atau memiliki desain yang tidak biasa.
Beberapa orang menganggap bahwa jersey ketiga dikeluarkan untuk kepentingan bisnis semata. Dengan desain yang lebih modern, dan menjadi wadah bagi apparel untuk melakukan ekperimen.
Namun, sebenarnya ada alasan yang mendasar kenapa mereka mengeluarkan jersey yang biasa digunakan di akhir-akhir musim ini.
Alasan utamanya adalah diferensiasi. Yakni membedakan seragam dari kedua klub yang sedang bertanding di pertandingan Liga atau kompetisi lain. Jersey ketiga biasanya digunakan ketika warna jersey utama tim tandang dengan tim kandang memiliki kemiripan warna dan pola.
Contohnya saja pada ajang English Premier League, yang punya aturan sebagai beberapa peraturan terkait hal ini. Pertama, ketika bermain di pertandingan liga, para pemain dari setiap klub yang berpartisipasi harus mengenakan strip yang cukup kontras. Ini bertujuan agar ofisial pertandingan, penonton, dan pemirsa televisi mudah membedakan dengan jelas antara kedua tim.
Lalu, jika seragam tandang tim tamu berwarna sama dengan seragam kandang tim tuan rumah. Maka harus bagi tim tamu untuk mengenakan seragam ketiga. Namun, hal ini masih bisa dilakukan perundingan entah siapa yang akan memakai jersey ketiga mereka, asalkan warna masing-masing tim tetap kontras satu sama lain.
Di samping itu, jika seragam utama tim tamu berbeda dengan seragam kandang tim tuan rumah akan ada kebijakan berbeda. Misalnya saat Chelsea yang dominan berwarna biru akan mengunjungi Liverpool di Anfield Stadium dengan jersey dominan berwarna merah. Kedua tim itupun akan diizinkan bermain menggunakan jersey kandang mereka masing-masing.
Hal ini juga tercantum pada peraturan yang dibuat oleh asosiasi sepak bola Inggris yaitu FA, yang berisikan. Pertama, kedua tim harus memakai warna yang membedakan satu sama lain dan ofisial pertandingan. Kedua, setiap penjaga gawang harus memakai warna yang dapat dibedakan dari pemain lain juga dengan ofisial pertandingan.
Ketika, ketika baju kedua penjaga gawang berwarna sama dan tidak ada baju lain, wasit mengizinkan pertandingan dimainkan. Keempat, untuk prioritas sebuah jersey diurutkan berdasarkan:
Prioritas pertama, pemain outfield dari klub tuan rumah yang akan mengenakan kostum kandang mereka. Prioritas kedua: pemain lapangan dari klub tamu. Prioritas ketiga: penjaga gawang klub tuan rumah; dan terakhir prioritas keempat: penjaga gawang klub tamu. Itulah beberapa hal berkaitan dengan jersey ketiga yang mesti digunakan tim saat bertanding. [dan/tur]






