Magetan (beritajatim.com) – Duka mendalam dirasakan keluarga dekat dan kerabat Mayor Pnb Yuda Anggara Seta, pilot frontseater pesawat tempur Super Tucano TT-3103. Mayor Pnb Yuda meninggal dalam kecelakaan pesawat tersebut di Pasuruan pada Kamis (16/11/2023).
Tampak sejumlah karangan bunga sudah dikirim beberapa instansi di rumah orang tua Mayor Pnb Yuda Anggara Seta di Perumahan Maospati Regency, Desa Sugihwaras, Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan, Jawa Timur.
Didik Purwadi, paman almarhum, mengaku tidak menyangka jika keponakannya menjadi korban dalam insiden kecelakan pesawat. Pihak keluarga mendapatkan kabar kecelakaan itu pada Kamis (16/11/2023) pukul 11.00 WIB.
BACA JUGA:
Putra Magetan Gugur dalam Kecelakaan Pesawat di Pasuruan
“Saat itu juga orang tuanya berangkat ke Lanud Abdulrahman Saleh. Keseharian almarhum tinggal di rumah dinasnya di Malang. Almarhum ini anak kedua dari tiga bersaudara,” kata Didik saat ditemui di rumah duka.
Pun, almarhum meninggalkan istri, Diah Nurani Handogo dan dua putri yang masing-masing berusia sembilan dan tujuh tahun. Keduanya masih duduk di bangku sekolah dasar. [fiq/beq]






