Jember (beritajatim.com) – Grand Carnival Jember Fashion Carnaval (JFC) di Jalan Sudarman, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Sabtu (5/8/2023) malam, mengambil tema Timelapse: Journey of The Earth dan menyebut setiap defile busana dengan ‘chapter’ (babak). Chapter 9 berjudul Metaverse yang menggambarkan bumi pada masa depan.
“Perjalanan bumi tiba pada masa saat ini. Kecepatan perkembangan teknologi, telah membuka satu dunia baru tanpa batas wilayah geografis. Berbagai raksasa teknologi zaman ini berlomba membuat terobosan dunia sebagai bentuk penggambaran masa depan manusia, tanpa memiliki batas dalam berekspresi dan menjadi apapun,” kata Presiden JFC Budi Setiawan, dalam siaran persnya.
Menurut JFC, teknologi merujuk pada dunia maya yang sepenuhnya terintegrasi dengan dunia nyata, memungkinkan interaksi manusia dalam lingkungan virtual yang realistis. “Kita dapat berinteraksi dengan manusia dari seluruh dunia dan berpartisipasi dalam berbagai aktivitas virtual layaknya pertunjukan musik, konser, pertandingan olahraga, pendidikan, pekerjaan, dan kesehatan,” kata Setiawan.
JFC sudah terselenggara 21 kali sejak 2003. Karnaval fesyen yang menjadikan jalan raya sepanjang 3,6 kilometer sebagai catwalk atau runway ini terdiri atas 10 defile. “Masing-masing defile berurutan sesuai penggambaran zaman, dimulai dari pembentukan alam semesta, ditemukannya manusia, hingga gambaran masa depan bumi,” kata Setiawan.
Menurut Setiawan, timelapse adalah teknik fotografi yang merekam serangkaian foto atau video dalam rentang waktu tertentu dengan interval waktu yang lebih lama dari biasanya. “Ketika foto-foto atau video tersebut diputar dengan kecepatan normal atau lebih cepat, pergerakan yang lambat atau perubahan yang terjadi seiring waktu akan tampak berlangsung dengan cepat,” katanya.
Kosakata ini kemudian digunakan JFC untuk menggambarkan perjalanan bumi dari masa lampau, kini, dan mendatang. “Dalam perjalanan yang tak terhingga ini, kita menyaksikan perubahan dan pergerakan yang luar biasa. JFC membawanya ke dalam pertunjukan yang menakjubkan, yang membawa kita melintasi waktu dan ruang,” kata Setiawan. [wir]






