Jember (beritajatim.com) – Sejumlah tokoh pemerintahan dan politik nasional akan hadir dalam Jember Fashion Carnaval di Kabupaten Jember, Jawa Timur, 4 – 6 Agustus 2023. Beberapa tokoh itu di antaranya Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno.
Bupati Hendy Siswanto mengatakan, tamu luar yang akan menghadiri JFC beragam. “Kalau tamu di bidang fashion itu urusan JFC. Tapi untuk tamu-tamu dari pemerintah dan partai, protokol Pemkab Jember yang menangani,” katanya, ditulis Rabu (2/8/2023).
Menurut Hendy, sudah cukup banyak yang menghubungi. “Belum ngomong mau hadir langsung, tapi sudah menghubungi. Kami mengingatkan agar hotel dipesan lebih dulu, atau kami bisa membantu untuk mencarikan hotel,” katanya.
“Informasi dari protokol, Pak AHY sudah mau datang. Pak Surya Paloh masih 50-50. Ada kabar, sudah menghubungi. Menparekraf insyallah hadir. Bapak Presiden juga masih menunggu. Tiga hari sebelum JFC kami akan dihubungi kembali. Kami berharap RI 1 dan RI 2 bisa hadir, begitu juga menteri dan para pimpinan partai,” kata Hendy.
Hendy mengundang seluruh menteri dan pimpinan partai peserta pemilu untuk hadiri JFC. “kebetulan karena ini pas tahun politik dan judulnya pun juga bagus, Jember Fashion Carnaval For Democracy. Tema besar JFC Timelapse adalah mengenai peradaban, mulai darin kejadian bumi, kehancuran bumi, sampai hari ini era demokrasi,” katanya.
Hendy menargetkan Jember dikunjungi satu juta wisatawan. “Sebelumnya sudah dimulai, banyak yang datang,” katanya. Rencananya perwakilan pemerintah Kalimantan, Sumatera, Papua akan hadir juga.
Kehadiran tamu-tamu dari partai politik dan pejabat negara dinilai Hendy sangat penting bagi Jember. “Jember ingin mengajak, tahun politik adalah pesta demokrasi. Kita sepakati bersama bahwa pemilu adalah pesta demokrasi. Penuh dengan kebebasan yang terukur dan mengikuti regulasi. Tapi esensi pesta kan harus bahagia. Tidak boleh ada permusuhan, harus ada kebersamaan. Persatuan tetap terjaga. Saling menghormati dan membantu, saling memaafkan. Tidak ada hoaks,” kata Hendy.
Hendy berharap pemilu tidak dinodai niat jelek terhadap sesama. “Namanya pesta, niatnya ya senang. Maka itu di JFC ini kemasannya ya senang-senang, dan ditampilkan dalam performa segala macam,” katanya.
JFC tahun ini akan dimeriahkan talent atau peragawan dan peragawati dari luat negeri. “Ada delapan negara yang akan datang kalau tidak salah. Mereka akan menyaksikan kebersamaan yang dikemas dalam Jember Fashion Carnaval,” kata Hendy.
JFC akan digelar pada 4-6 Agustus 2023, dan ini karnaval tahunan ke-21 setelah sempat terhenti pada 2020 karena pandemi Covid. Dengan tema besar Timelapse: Journey of The Earth, JFC menampilkan defile busana yang bercerita tentang perjalanan bumi sejak awal penciptaan hingga hari ini. Setiap defile disebut dengan Chapter atau Bab, seperti ingin menunjukkan babakan demi babakan.
Rencananya, pada 4 Agustus 2023, akan ada tiga karnaval yakni Pet Carnival (karnaval hewan piaraan), WACI (Wonderful Artchipelago Carnival Indonesia), dan Art Wear. Pada 5 Agustus digelar Kids Carnival dan Grand Carnival. Sementara pada 6 Agustus dilaksanakan acara lanjutan expo dan puncak penutupan event. “Ada perform stage di alun-alun,” kata Presiden JFC Budi Setiawan. [wir]






