Makkah (beritajatim.com) – Banyak jemaah haji asal Indonesia yang berada di kawasan Misfalah, Makkah mengeluhkan kualitas layanan Telkomsel. Paket data yang mereka beli sejak di Tanah Air tak bisa dipakai secara maksimal.
Sebab, pemakaian internet Telkomsel lebih sering ngadat, bahkan mati. “Kondisi layanan internet Telkomsel yang tak lancar itu sejak hari pertama kami menginjakkan kaki di Makkah,” kata Tursilowanto, jemaah haji asal Kabupaten Gresik yang ditempatkan di Hotel Tharwat A Khalil di kawasan Misfalah, Kamis (20/6/2024).
Tursilowanto tergabung pada Kloter 102 embarkasi Surabaya. Dia mengemukakan, kemudahan dan kecepatan layanan internet jadi faktor penting menunjang mobilitas dan pelaksanaan ibadah jemaah haji jemaah. Realitasnya di lapangan, layanan Telkomsel seringkali tak lancar.
“Untuk WA saja sulit. Apalagi bicara via WA atau browsing website dan lainnya,” tambah Tursilowanto yang baru beberapa tahun pensiun sebagai ASN di Pemkab Gresik.
Padahal, tambahnya, user atau konsumen telah membayar paket data internet Telkomsel sesuai dengan tarif yang ditawarkan provider ini. Seharusnya, provider ini memperhatikan kualitas layanan dengan konsumennya dengan baik.
“Terkait masalah ini, saya sudah tiga kali ngebel ke layanan konsumen Telkomsel. Katanya tunggu 3 kali 24 jam. Sampai hari ini tak ada perubahan apapun. Lebih sering ngadat dibanding lancarnya,” ungkap Tursilowanto.
Sebagai provider besar di Tanah Air, kualitas layanan internet yang jauh dari memadai dari provider ini kepada konsumennya saat ibadah haji di Tanah Suci tak boleh terjadi.
“Kalau konsumen kemudian bersuara, ya tolong perhatikan dan perbaiki kualitas layanannya,” tegas Tursilowanto.
Sejumlah jemaah haji lainnya di kawasan Misfalah juga mengalami hal yang sama dengan Tursilowanto. Layanan Telkonisel lebih sering bermasalah.
“Lebih sering ngadat dibanding lancarnya. Kasihan jemaah. Sudah membayar mahal, nyatanya kualitas layanannya tak bagus,” kata jemaah haji lainnya.
Manager Corporate Communications Telkomsel Jawa Bali, Erwin Kusumawan memohon maaf atas hal tersebut. Dia menjelaskan, Telkomsel telah bekerja sama dengan operator lokal Arab Saudi dalam menyediakan layanan kepada jemaah haji Indonesia saat berada di Tanah Suci.
“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan oleh pelanggan selama menggunakan Telkomsel di Tanah Suci. Dapat kami sampaikan bahwa Telkomsel bekerja sama dengan operator lokal di Arab Saudi dan bukan jaringan Telkomsel secara langsung untuk menyediakan layanan bagi pelanggan Telkomsel,” kata Erwin saat dikonfirmasi beritajatim.com.
Terkait dengan kondisi layanan operator lokal di Arab Saudi, Erwin menyatakan pihaknya perlu memastikan kondisi yang terjadi di lapangan. Menurut dia, ada beberapa faktor yang bisa mempengaruhi layanan.
“Apakah ada over capacity dikarenakan kepadatan pengguna di wilayah tertentu, atau memang sedang terjadi gangguan jaringan. Begitu pula perlu dipastikan bahwa Paket RoaMAX yang dipilih sudah aktif dengan baik dan tidak ada kendala saat aktivasinya,” kata dia.
Lebih lanjut, Erwin menegaskan, pihaknya berkomitmen untuk selalu melakukan perbaikan jika terjadi masalah pada layanan yang digunakan pelanggan. “Memberikan layanan terbaik bagi pelanggan,” tutup dia. [rea/beq]






