Ponorogo (beritajatim.com) – Perayaan hari raya Iduladha tidak sampai 2 pekan lagi. Tidak hanya pedagang kambing dan sapi yang sibuk jelang Iduladha. Namun, petani rumput pakan hewan di Ponorogo pun kebanjiran orderan. Masyarakat yang sudah membeli hewan kurban, pakai jalan pintas untuk memberikan makan sapi atau kambingnya. Yakni dengan membeli pakan rumput. Mereka kebanyakan tidak terbiasa jika harus mencari rumput sendiri.
“Jelang Iduladha ini, yang beli ya warga yang sudah punya kambing atau sapi untuk dikurbankan nanti,” kata salah satu petani pakan rumput di Ponorogo, Badarudin, Sabtu (17/06/2023).
Warga Desa Ringinputih Kecamatan Sampung Ponorogo ini, mengaku ada peningkatan pesanan rumput jelang hari raya Iduladha. Jika dihari-hari biasanya hanya mendapatkan pesanan 10 ikat rumput odot. Jelang hari raya kurban ini, dirinya bisa mendapatkan 20 hingga 40 ikat pesanan rumput odot.
“Mendekati Iduladha ini, pesanan meningkat drastis. Jika hari biasa hanya paling banyak 10 ikat, kali ini sehari bisa 20 hingg 40 ikat rumput odot,” kata lelaki 35 tahun tersebut.
Satu ikat rumput odot pesanan warga ini, kurang lebih beratnya 20 kilogram. Pun harga per ikatnya dihargai sebesar Rp 20 ribu. Dengan omset yang meningkat lebih dari 2 kali lipat itu, Badarudin bisa meraup untung hingga Rp 300 ribu setiap harinya.
Lebih lanjut, Badarudin menjelaskan usaha pakan rumput ini, dirinya menyiapkan 5 lokasi lahan, ditanami rumput odot untuk pakan sapi atau kambing. Tidak hanya pemesan dari Ponorogo, rumput odot milik Badarudin juga dipesan oleh warga Magetan, Ngawi dan Madiun. Bahkan dirinya pernah mengantar pesanan rumput odot hingga Kabupaten Nganjuk. “Kali ini cukup kuwalahan dengan pesanan sebelum Iduladha ini. Selain jelang Iduladha pesanan meningkat jika jelang perayaan hari raya Idul Fitri,” tutupnya. (end/kun)
BACA JUGA:






