Surabaya (beritajatim.com) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda, menyebutkan bahwa fenomena langit Purnama Perige, atau Supermoon, diprakirakan akan terjadi pada hari ini, Rabu (18/9/2024).
Supermoon sendiri terjadi ketika bulan berada pada posisi terdekat dengan Bumi (Perige) yang bertepatan pada sekitar fase Bulan Purnama.
“Fase Purnama akan terjadi pada 18 September 2024 pukul 09.34 WIB. Kemudian, bulan saat di Perige terjadi pada 18 September 2024 pukul 20.26 WIB.
Maka itulah, purnama pada tanggal tersebut dikenal dengan istilah Purnama Perige,” ujar Prakirawan BMKG Juanda Surabaya, Oky Sukma Hakim, S.Tr, Selasa (17/9/2024).
Supermoon tampak istimewa lantaran pada saat itu, bulan tampak lebih besar dan lebih terang dari biasanya.
Jarak antara Bumi dan Bulan saat Supermoon kali ini adalah 357.486 km. Sebagai perbandingan, pada purnama 24 Februari 2024 (Purnama Apoge), jarak Bumi dan Bulan mencapai 405.917 km.
Perbedaan ini membuat Bulan terlihat 14% lebih besar dan 30% lebih terang dibandingkan saat Purnama Apoge.
Tak ayal jika fenomena ini menjadi salah satu yang paling dinantikan para pengamat langit, terutama bagi mereka yang gemar mengabadikan momen dengan fotografi.
Terlebih karena Supermoon menawarkan pemandangan yang luar biasa indah dengan Bulan yang tampak sangat cerah dan besar di langit malam.
BMKG juga mengingatkan bahwa fenomena ini tidak berbahaya, sehingga masyarakat dapat menikmati keindahannya dengan aman. Pengamatan terbaik bisa dilakukan ketika Bulan mulai terbit pada malam hari. Pastikan cuaca di lokasi Anda cerah untuk mendapatkan pemandangan optimal. (fyi/ian)






