Surabaya (beritajatim.com)- Panu sering dianggap masalah ringan yang hanya mengganggu penampilan. Padahal, bercak pada kulit ini bisa menjadi tanda bahwa kondisi kulit anda sedang tidak seimbang.
Di daerah dengan iklim tropis yang panas dan lembap, panu sangat umum terjadi dan bisa dialami siapa
saja, terutama remaja dan dewasa. Karena itu, penting untuk mengetaghui penyebabnya agar
tidak salah dalam mencegahnya.
Secara medis, panu disebut Tinea Versicolor atau Pityriasis Versicolor. Penyebab utamanya
bukan sekadar kurang menjaga kebersihan, tetapi karena pertumbuhan berlebih jamur
Malassezia.
Dikutip dari Everyday Health, jamur ini sebenarnya normal ada di kulit manusia dan
tidak berbahaya, tetapi dapat menimbulkan masalah jika muncul dalam jumlah banyak.
Beberapa faktor yang memicu pertumbuhan jamur ini antara lain karena cuaca panas,
kelembapan, dan keringat berlebih. Selain itu, kondisi seperti kulit berminyak, perubahan
hormon, dan daya tahan tubuh yang menurun juga dapat mempercepat pertumbuhan jamur. Oleh
karena itu, orang yang sering berkeringat atau aktif secara fisik lebih mudah terkena panu.
Gejala panu cukup mudah dikenali. Biasanya muncul dengan bercak kecil berbentuk bulat atau
oval dengan warna putih. Bercak ini sering terasa kering, sedikit bersisik, dan membuat gatal,
terutama saat anda berkeringat.
Meskipun panu tidak berbahaya dan tidak menular. Banyak orang merasa malu atau kurang
percaya diri ketika terkena panu karena warna kulit yang tidak merata, apalagi jika muncul di
bagian yang terlihat seperti wajah, leher, atau lengan.
Untuk mengatasinya, panu pada umumnya mudah diobati. Cara sederhana untuk mengatasinya
adalah dengan menggunakan produk antijamur, seperti shampo yang mengandung selenium
sulfide atau zinc pyrithione, yang bisa dipakai saat mandi.
Oleskan pada bagian yang terkena panu, diamkan beberapa menit, lalu bilas hingga bersih. Selain itu, ada juga krim atau losion antijamur seperti ketoconazole, clotrimazole, atau miconazole.
Agar panu tidak mudah muncul lagi, pastikan anda menjaga kebersihan dan kondisi kulit.
Usahakan kulit tetap kering, gunakan pakaian yang dapat menyerap keringat, dan hindari produk
yang terlalu berminyak. Jika anda sering terkena panu, penggunaan shampo atau sabun antijamur
seminggu sekali dapat membantu anda untuk mencegahnya muncul lagi.
Namun, jangan panik setelah panu sembuh, warna kulit anda mungkin belum langsung kembali
normal. Pemulihan warna kulit biasanya membutuhkan waktu beberapa minggu hingga bulan.
Jadi, anda tidak perlu khawatir jika bercak masih terlihat, selama kulit anda sudah tidak bersisik
dan gatal. [Wakhdah Alisa Berliana]






