Surabaya (beritajatim.com) – Menjemur bayi bersama ibu merupakan aktivitas yang sering disarankan oleh para dokter karena paparan sinar matahari memiliki manfaat kesehatan yang baik.
Sinar matahari membantu pengolahan vitamin D dalam tubuh. Tidak hanya untuk kesehatan kulit, tetapi juga untuk penyerapan kalsium, meningkatkan daya tahan tubuh, serta membantu pembentukan tulang dan gigi.
Namun, perlu diingat bahwa menjemur bayi harus dilakukan dengan benar untuk menghindari risiko yang berbahaya. Beberapa cara tepat menurut dokter dalam menjemur bayi, antara lain:
1. Jangan menjemur bayi dalam kondisi telanjang
Kulit bayi sangat sensitif dan tipis, sehingga menjemur bayi dalam kondisi telanjang dapat menyebabkan iritasi atau bahkan luka bakar pada kulitnya. Sebaiknya bayi diberi pakaian ringan dan longgar saat menjemur.
2. Jangan terlalu lama
Menjemur bayi selama 10-15 menit sudah cukup untuk mendapatkan manfaat sinar matahari. Terlalu lama di bawah sinar matahari bisa meningkatkan risiko terbakar sinar matahari dan dehidrasi.
BACA JUGA: 4 Tips Nonton Konser Sendirian Tanpa Kesepian
3. Lakukan sebelum jam 10 pagi
Menjemur bayi sebaiknya dilakukan sebelum pukul 10 pagi atau sebelum matahari terlalu terik. Paparan ultraviolet yang berlebihan di atas jam sepuluh atau di bawah jam empat sore tidak baik bagi kesehatan bayi.
4. Pakai pelindung kepala dan kacamata
Bayi juga perlu dilindungi dari sinar matahari yang silau. Penggunaan topi dan kacamata hitam untuk bayi bisa membantu melindungi mata dan kulitnya.
5. Gunakan tabir surya jika berusia lebih dari 6 bulan
Penggunaan tabir surya bisa menjadi pilihan untuk melindungi kulit bayi dari risiko iritasi dan kanker kulit. Namun, tabir surya sebaiknya baru digunakan setelah bayi mencapai usia lebih dari enam bulan.
Dengan menjalankan langkah-langkah ini, para orang tua dapat menjemur bayi dengan aman dan memberikan manfaat kesehatan dari sinar matahari.
Penting untuk selalu memperhatikan kesehatan dan kenyamanan bayi saat menjemur. Selain itu, orang tua juga bisa berkonsultasi dengan dokter jika ada pertanyaan atau kekhawatiran terkait aktivitas ini. (fyi/nap)






