Surabaya (beritajatim.com) – Memperingati hari Jamu Nasional, Jamu IBOE menggelar sejumlah kegiatan selama 1 bulan penuh. Tujuannya tak lain ingin memperkenalkan Jamu IBOE lebih dekat lagi dengan masyarakat Tanah Air.
Menurut Stephen Walla, Direktur Utama Jamu IBOE, seluruh kegiatan tersebut diadakan dalam upaya Jamu IBOE mensosialisasikan, mengedukasi dan menimbulkan kesadaran khususnya kepada generasi milenial tentang keberadaan jamu yang merupakan warisan heritage dari kebudayaan yang luhur.
“Kami berkolaborasi dengan berbagai media mulai dari Solopos yang mengakat talkshow bertema “Jamu Antara Kesehatan dan Gaya Hidup” hingga ini.surabaya.com dan Surabaya Suite Hotel dengan tema “Produk Kolonial di era Milenial”, jelasnya.
Tak hanya itu saja Jamu IBOE juga melakukan penandatanganan MoU Kerjasama antara Jamu IBOE dengan Fakultas Vokasi Unair. MoU ini merupakan langkah awal untuk menyelaraskan program link and match antara Fakultas Vokasi Unair dengan kebutuhan industri, khususnya Jamu IBOE. Sehingga terciptanya pengembangan SDM untuk perkembangan ekonomi.
[berita-terkait number=”5″ tag=”jamu”]
“Kami juga menggandeng Raka-Raki Jatim, Duta Anti Narkoba Sidoarjo dan Duta Kampus Unisma untuk mengenal sejarah jamu yang menjadi kekayaan Nusantara ini. Hingga charity ke Panti Asuhan,” paparnya.
Tak hanya itu saja Jamu IBOE juga menggelar lomba unik yakni PPKM Pikir-Pikir Kreasi Menu) yaitu lomba kreasi makanan, minuman dan dessert yang diselenggarakan secara online di media sosial dengan menggunakan produk IBOE Natural Drink. Periode lomba ini dari tanggal 26 Juli hingga 26 Agustus 2021.
“Besar harapan kami untuk kedepannya, jamu selalu melekat dihati dan ingatan masyarakat. Kami juga berharap jamu dapat kembali menjadi healthy lifestyle masyarakat Indonesia dalam kesehariannya terutama dimasa pandemi seperti saat ini,” tandasnya.[rea]






