Kediri (beritajatim.com) – Pengurus baru DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Kediri terus bergerak dalam perjuangan kepemudaan. Usai menggelar pelatihan entreprenur untuk wirausaha muda, kali ini KNPI bersilaturahmi dan berdialog dengan Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah setempat.
Ketua DPD KNPI Kota Kediri Munjidul Ibad mengatakan, kegiatan pertemuan ini dalam rangka menjalin kolaborasi dan sinergi program antara KNPI dengan PD Muhammadiyah. KNPI menjadi wadah berhimpun berbagai organisasi kepemudaan diantaranya berasal dari organisasi otonom Muhammadiyah.
“Silaturahmi dengan PD Muhammadiyah ini untuk mempererat hubungan baik dan berkolaborasi serta bersinergi dengan program antara DPD KNPI dengan PD Muhammadiyah. Alhamdulillah, hasilnya ke depan akan banyak program-program yang akan kita laksanakan bersama,” tutur Munjidul Ibad didampingi sekretarisnya Bagus Wibowo dan pengurus yang lainnya, pada Jumat malam (21/6/2024).
Dari audiensi dan dialog tersebut, KNPI mendapat banyak masukan dan arahan dari pengurus PD Muhammadiyah. Diantaranya tentang peran dan posisi KNPI dalam menyongsong Pilkada 2024 yang sudah di depan mata.
“Terkait Pilkada 2024 KNPI netral dan tidak memihak. Tetapi organisasi ini mewadahi kepemudaan yang nantinya akan membuat tolok ukur dalam memilih pemimpin ke depan yang diharapkan dan dikehendaki oleh masyarakat untuk Kota Kediri yang lebih baik lagi,” terang pemuda yang karib disapa Mas Ibad ini.

Terpisah, Ketua PD Muhammadiyah Kota Kediri KH Achmad Khoiruddin mengatakan, pentingnya kolaborasi dan saling bertukar pikiran antara PD Muhammadiyah dengan KNPI dalam rangka membangun dan menciptakan Kota Kediri yang kondusif dan kota yang bahagia.
“Pertemuan ini menghasilkan beberapa poin terkait dengan sinergitas dan kolaborasu program yang dikerjasamakan. Kemudian sedikit menyinggung pentingnya untuk mendapatkan calon pemimpin untuk Kota Kediri bulan November nanti,” ungkap KH Achmad Khoiruddin.
Sebagai mitra pemerintah, imbuh KH Achmad Khoiruddin, harus merumuskan tolok ukur sebagai acuan pemuda dan masyarakat Kota Kediri dalam memilih calon pemimpin. Pihaknya juga mewanti-wanti supaya KNPI tidak menjadi alat tunggangan politik dalam pesta demokrasi tersebut.
Dalam menindaklanjuti hasil pertemuan dengan PD Muhammadiyah, KNPI akan membuat sebuah forum diskusi tentang kritria calon pemimpin Kota Kediri dengan melibatkan berbagai organisasi termasuk Muhammadiyah sebagai narasumber. Selanjutnya, agenda yang sama akan dilaksanakan ke organisasi lainnya. [nm/ted]






