Bangkalan (beritajatim.com) – Tumpukan sampah hingga memakan separuh jalan di TPS Lebak Kelurahan Pangeranan, Kecamatan/Kabupaten Bangkalan, menjadi perhatian Bupati R Abdul Latif Amin Imron. Bupati pun meninjau langsung ke lokasi, Selasa (16/11/2021).
Ia mengatakan, tumpukan sampah tersebut selain mengganggu jalan juga merusak udara di sekitar lokasi. Pasalnya tumpukan sampah rumah tangga itu membusuk dan mengeluarkan bau tak sedap.
“Ini sangat mengganggu masyarakat terutama para pengendara yang melintas karena hampir seluruh badan jalan tertutup sampah,” ungkapnya.
Ia juga langsung meminta dinas terkait untuk membersihkan tumpukan sampah itu. Sebanyak empat armada pengangkut sampah dikerahkan untuk membersihkan.
“Pak lurah harus mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan. Sampah yang bertumpuk ini nanti akan menjadi sarang penyakit apalagi di musim hujan,” tambahnya.
Pria yang akrab disapa Ra Latif itu juga meminta dinas terkait untuk membangun Tempat Pembuangan Sampah Reduce Recycle Reuse (TPS3R) di lokasi itu. Hal itu diperlukan agar pengelolaan sampah dapat ditertibkan.
“Perlu TPS3R agar hal seperti ini tidak terulang lagi,” imbuhnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”bangkalan”]
Sementara itu, Kabid Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bangkalan, Yudhistiro menyebutkan, sampah yang menumpuk di TPS Lebak merupakan sampah buangan dari luar Pangeranan.
“Kami dapat info dari masyarakat sekitar bahwa terdapat empat kendaraan pengangkut yang membuang sampah ke sana di malam hari, sehingga penumpukan sampah tak terkendali,” tambahnya.
Ia mengimbau agar masyarakat tidak membuang sampah sembarangan terutama hingga memakan badan jalan. [sar/but]






