Jombang (beritajatim.com) – Tanggul Sungai Konto yang ada di Desa Wangkalkepuh Kecamatan Gudo Kabupaten Jombang jebol sekitar 15 meter, Rabu (1/3/2023). Akibatnya, arus sungai masuk ke area persawahan Desa Sumberejo Kecamatan Purwoasri Kabupaten Kediri.
Air sungai yang masuk sawah kemudian menerabas jalan raya. Akibatnya, jalan penghubung Jombang-Kediri yang ada di Desa Sumberejo tergenang. Air di jalan itu setinggi lutut orang dewasa. Jalan yang tergenang sepanjang 500 meter.
Kendaraan besar seperti truk masih bisa melintasi jalan penghubung itu. Begitu juga dengan mobil. Namun kendaraan roda dua harus waspada. Jika nekat menerabas, maka mesin kendaraan tersebut mati di tengah jalan. Sehingga pengguna jalan harus mendorong sepeda motor itu.
BACA JUGA:
Jombang Dikepung Banjir, Empat Kecamatan Terdampak
Petugas kepolisian dan warga desa yang ada di lokasi mengarahkan penggunakan motor untuk mencari jalur alternatif. “Jangan nekat melintas. Nanti sepeda motornya mati kemasukan air. Lewat jalan lain saja,” kata salah satu petugas dari Polsek Purwoasri Kabupaten Kediri.
Tanggul yang jebol memang berada di perbatasan antara Desa Wangkalkepuh Kecamatan Gudo Jombang dengan Desa Sumberejo Kecamatan Purwoasri Kediri. Begitu juga dengan jalan raya yang tergenang air. Kedua wilayah ini hanya dipisah Sungai Konto.

Rifai (61), warga Desa Sumberejo Kecamatan Purwoasri mengatakan, tanggul yang jebol tersebut persis berada di samping sawah miliknya. Jebolnya tanggul tersebut setelah subuh. Itu karena debit air Sungai Konto meningkat. Sudah begitu arusnya cukup deras.
Begitu tanggul jebol, arus sungai langsung masuk ke area persawahan. Dari persawahan air menerobos jalan raya penghubung Jombang-Kediri. “Jebolnya sekitar jam lima pagi atau setelah subuh,” kata Rifai sembari menunjukkan tanaman cabai siap panen miliknya yang tidak kelihatan karena tertutup air.
Kepala Seksi Kesiapsigaan Bencana BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Jombang Syamsul Bahri membenarkan adanya tanggul jebol sepanjang 15 meter di Sungai Konto tersebut. Menurutnya, tanggul itu berada di Desa Wangkalkepuh Kecamatan Gudo.
BACA JUGA:
Jembatan Penghubung Antarkabupaten di Jombang Putus Tergerus Banjir
Syamsul mengatakan, meski tanggul jebol masuk wilayah Jombang, tapi yang terdampak adalah kawasan Kabupaten Kediri. Meski demikian, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan lintas OPD (Organisasi Perangkat Daerah).
Di antaranya dengan Dinas PUPR dan BBWS (Balai Besar Wilayah Sungai). Sehingga masing-masing OPD akan melakukan wewenangnya sesai dengan tupoksi (tugas pokok dan fungsi). “Kita belum melakukan penutuan tanggul jebol. Ini masih melakukan koordinasi dengan PUPR dan BBWS,” pungkas Kepala Seksi Kesiapsigaan Bencana BPBD Jombang ini. [suf/ted]






