Malang (beritajatim.com) – Jalan Lintas Selatan (JLS) di Kabupaten Malang ambles dengan lebar lebih dari 10 meter pada Rabu (11/22/2024).
Plt Kepala BPBD Kabupaten Malang, Ichwanul Muslimin membenarkan peristiwa tersebut. “Jalan ambles sepanjang 10 meter. Lokasinya masuk Desa Sumberoto arah ke Desa Mentaraman, Kecamatan Donomulyo,” tegas Ichwanul.

Kata dia, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. “Titik jalan yang ambles, merekah berada di jalur kelok sembilan,” tuturnya.
Ichwanul menjelaskan, peristiwa jalan ambles ini diduga terjadi karena faktor tanah di kawasan JLS itu, mengalami pergerakan.
“Penyebabnya kemungkinan tanahnya gerak ya. Kalau longsor kan biasanya satu titik saja. Meski ada saluran air tapi karena tanahnya gerak mengakibatkan jalur lintas selatan ambles,” ucapnya.

Ichwanul menerangkan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Balai Jalan Nasional. “Sesuai SK Bupati per tanggal 1 Desember 2024 kita lakukan siaga tanggap darurat di Kabupaten Malang,” bebernya.
Ia menambahkan, untuk sementara waktu jalur lintas selatan itu tertutup total. “Akses jalan sudah tertutup. Tidak bisa dilewati kendaraan baik dari arah Malang menuju Blitar Selatan. Upaya kami sementara memberi batas dan tanda dilokasi jalan yang ambles tidak bisa dilewati. Warga dari Donomulyo dan Bantur sementara akses tertutup,” pungkas Ichwanul. [yog/beq]






