Gresik (beritajatim.com) – Ada cara yang dilakukan Kodim 0817 Gresik dalam menjaga kondusivitas di wilayah teritorialnya. Mereka bersama Polres Gresik rutin menggelar patroli malam dengan menggandeng perguruan silat.
Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar menuturkan, salah satu konsep manfaat perguruan silat saling mengayomi. Bila perlu digandeng bersama untuk diajak berpatroli.
“Ini usulan dari saya nanti mana yang kurang bagus kita tertibkan bersama dengan memanfaatkan IPSI sebagai wadahnya,” tuturnya, Senin (12/12/2022).
Dalam waktu dekat lanjut dia, pihaknya akan berkordinasi dengan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan merangkul Polres Gresik, Satpol PP bersama organisasi lain, IPSI bisa diwadahi.
“Pada dasarnya pencak silat itu budaya asli Indonesia. Dalam waktu dekat sebelum libur natal dan tahun baru, kami akan menggelar deklarasi bersama seluruh perguruan silat di Gresik,” ujarnya.
[berita-terkait number=”5″ tag=”Gresik”]
Melalui kesepakatan itu kata Saleh, dikonsep bersama sebelum deklarasi. Mulai dari ketua sampai anggota perguruan silat untuk menjaga ketertiban bersama, menciptakan keamanan, dan ketertiban di Gresik.
Sementara itu, Sekretaris IPSI Gresik, Aris Afandi mengatakan, saat ini di Kabupaten Gresik ada 32 perguruan silat. Tidak semua perguruan silat aktif, hingga saat ini yang aktif hanya 16 saja. Aktif dalam artian mengikuti kegiatan IPSI Gresik.
“Dalam waktu dekat ada deklarasi bersama, sudah disepakati, IPSI siap dilibatkan,” katanya. [dny/beq]






