Jember (beritajatim.com) – Kabupaten Jember, Jawa Timur, menjadi tuan rumah Asian Music Games menyisihkan proporsal Thailand, Malaysia, dan Filipina. Asian Music Games pertama ini akan digelar pada 22 – 24 September 2023.
Presiden Asian Marching Band Confederation (AMBC) Sehat Kurniawan Saiman mengatakan, Jember terpilih menjadi tuan rumah dikarenakan berpengalaman menyelenggarakan ajang internasional. “Jember kita ketahui beberapa kali menyelenggarakan kejuaraan (marching band) berskala internasional. Kalau tidak salah pada 2014 – 2015,” katanya, Kamis (21/9/2023).
“Tidak semua kota punya pengalaman ini. Mungkin fasilitas ada, tapi pengalaman menyelenggarakan lomba internasional juga menjadi catatan khusus Asian Marching Band Confederation dalam memilih host suatu negara,” kata Sehat.
Sehat menyebut nama Jember bergaung di level internasional. “Teman-teman dari Asia kenal Indonesia adalah Jember, karena Jember sebelumnya menyelenggarakan kejuaraan internasional dan sebagian besar hadir,” katanya.
Fasilitas di Jember untuk menyelenggarakan kejuaraan internasional dinilai Sehat cukup lengkap. “Dukungan dari pemerintah pastinya cukup baik. Itu yang membuat untuk penyelenggaraan Asian Music Games pertama di Asia, kita pilih Indonesia dan khususnya Jember sebagai host,” kata Sehat.
Asian Music Games akan dilaksanakan setiap dua tahun sekali. “Insyaallah untuk dua tahun berikutnya akan ada negara jadi host, dan akan kami umumkan pada acara closing ceremony pada 24 September nanti,” kata Sehat.
“Standarisasi yang dilaksanakan di Kabupaten Jember akan dilihat seluruh delegasi yang hadir dan jadi standarisasi penyelenggaraan Asian Music Games dua tahun mendatang. Jadi mereka hadir sebagai pemantau dan ingin melihat bagaimana kita melaksanakan Asian Music Games, yang akan dibawa ke negara masing-masing untuk mempersiapkan diri bila mereka ditunjuk menjadi host penyelenggaraan berikutnya,” kata Sehat.
Rencananya, tim dari sembilan negara akan ikut serta dalam kejuaraan ini, yakni Indonesia, China, Jepang, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, Vietnam dan Taiwan. “Peserta dari enam negara sudah hadir di sini. Sisanya masih dalam perjalanan. Rencananya mereka lengkap hadir pada 22 September besok,” kata Sehat.
Mepetnya jadwal kedatangan sejumlah peserta dengan jadwal penyelenggaraan tak lepas dari masih belum liburnya sekolah negara-negara tersebut. “Jadi karena 22 – 24 September adalah weekend, mereka memilih (datang mepet) agar izin (libur) dari sekolah tidak terlalu lama. Sebagian sudah terbang. Bahkan peserta dari Jepang kalau tidak salah pagi ini di Juanda, dan mereka siap untuk mengikuti Asian Music Games,” kata Sehat.
Namun Sehat tak khawatir dengan adaptasi para peserta dari luar negeri itu kendati datang terlalu mepet dengan jadwal pertandingan. “Mereka sudah tahu iklim Jember,” katanya. [wir]






