Jakarta (beritajatim.com)- Kementerian Agama (Kemenag) RI menginformasikan bahwa jamaah haji yang sudah melunasi biaya haji 2024 sebanyak 147.520 Calon Jamaah Haji (CJH). Sementara dari data Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) diinformasikan bahwa dua provinsi yang paling banyak telah melunasi biaya haji yakni Jawa Barat (Jabar) dan Jawa Timur (Jatim).
Melansir situs resmi Kemenag, Jubir Kemenag Anna Hasbie Selasa (6/2/2024) menjelaskan 5 provinsi dengan jumlah jamaah melunasi biaya haji paling banyak adalah Jawa Barat (24.801), Jawa Timur (22.161), Jawa Tengah (20.032), Banten (6.050), dan Sulawesi Selatan (4.203).
Sedang 5 provinsi dengan jumlah jamaah melunasi biaya haji paling sedikit adalah Bali (468), Papua Barat (404), Sulawesi Utara (381), NTT (355), dan Kalimantan Utara (301).
Pelunasan biaya haji tahap pertama rencananya dibuka hingga 12 Februari 2024,” katanya.
Pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) 1445 H/2024 M sendirI sudah memasuki 27 hari kalender sejak dibuka kali pertama pada 10 Januari 2024.
Jamaah yang sudah melunasi lanjutnya terdiri atas tiga kelompok.
Pertama, 126.070 jamaah yang masuk dalam kuota berhak lunas tahun ini.
Kedua, 2.768 jamaah yang masuk dalam kuota prioritas lansia.
Ketiga, 18.682 jamaah kuota cadangan.
Dari Kemenag RI menjelaskan bahwa pelunasan tahun ini mensyaratkan istitha’ah kesehatan.
Artinya, jamaah harus melakukan pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu di Puskesmas. Jika hasil pemeriksaan adalah memenuhi kriteria istitha’ah kesehatan, jamaah dapat melakukan pelunasan biaya haji.
Siskohat mencatat ada 187.033 jamaah yang sudah melakukan pemeriksaan dan memenuhi syarat isthitaah. Kami harap untuk segera melakukan proses pelunasan biaya haji,” jelasnya. [aje]






