Malang(beritajatim.com) – Institut Teknologi Sains dan Kesehatan (ITSK) RS dr. Soepraoen Malang kembali membuka Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB).
ITSK Soepraoen bertekad menghadirkan sistem pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada akademik, tetapi juga pada kompetensi profesional dan kesiapan memasuki dunia kerja.
Rektor ITSK RS dr. Soepraoen Malang Dr. dr. Sutrisno, S.H., M.A.R.S., M.H.Kes., FISQua menyebut tantangan dunia kerja di Indonesia terus berkembang seiring meningkatnya jumlah lulusan setiap tahun dan tingginya persaingan memperoleh pekerjaan.
Di sisi lain, sektor kesehatan dan layanan berbasis teknologi masih membutuhkan sumber daya manusia yang kompeten, profesional, dan memiliki kesiapan kerja sejak dini.
Sebagai kampus yang bergerak di bidang kesehatan, teknologi, dan sains terapan, ITSK RS dr. Soepraoen Malang menghadirkan proses pembelajaran yang dipadukan dengan praktik lapangan, pengalaman klinis, hingga penguatan kompetensi sesuai kebutuhan industri kesehatan.
Salah satu keunggulan yang menjadi perhatian mereka adalah program pendidikan yang memberikan jalur kompetensi dan sertifikasi profesi pada sejumlah bidang, sehingga mahasiswa tidak hanya memperoleh ijazah akademik. Tetapi juga memiliki bekal kompetensi profesional yang dapat meningkatkan daya saing saat memasuki dunia kerja.
“Dunia kerja saat ini tidak hanya melihat lulusan dari sisi gelar pendidikan, tetapi juga keterampilan, pengalaman praktik, serta kompetensi profesional yang dimiliki,” kata Sutrisno, Kamis, (21/5/2026).
Bekal kompetensi bagi mahasiswa bakal menjadi nilai tambah di tengah meningkatnya kebutuhan tenaga kesehatan, tenaga pendukung layanan medis, hingga transformasi layanan kesehatan berbasis teknologi di Indonesia.
“ITSK hadir untuk menjawab kebutuhan tersebut melalui pendidikan yang terintegrasi antara teori, praktik, dan penguatan profesi,” ujar Wakil Rektor I ITSK dr. Soepraoen Malang, Dr. Ardhiles Wahyu Kurniawan S.Kep, Ners, M.Kep
ITSK Soepraoen Malang juga didukung ekosistem pendidikan yang terhubung dengan fasilitas layanan kesehatan dan rumah sakit, sehingga mahasiswa memiliki kesempatan belajar secara langsung pada lingkungan kerja nyata.
Wakil Rektor II ITSK dr. Soepraoen Malang, Dr. Juliati Koesrini, A.Per.Pend.M.KPd mengatakan proses penerimaan mahasiswa baru melalui penguatan tata kelola, penyediaan sarana prasarana, pengembangan sistem informasi, serta layanan administrasi yang efektif dan profesional menjadi semangat mereka.
Dukungan infrastruktur, teknologi, dan fasilitas pembelajaran menjadi bagian penting dalam menciptakan proses PMB yang berkualitas sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap ITSK RS dr. Soepraoen Malang.
Pilihan program studi yang tersedia mencakup berbagai bidang seperti, Keperawatan, Kebidanan, Farmasi, Fisioterapi, Rekam Medis dan Informasi Kesehatan, Kedokteran Gigi, Informatika, Keperawatan Anestesiologi, Akupunktur dan bidang kesehatan lainnya.
Dengan pendekatan pendidikan berbasis kompetensi, praktik lapangan, serta penguatan profesi, lulusan diharapkan memiliki peluang lebih besar untuk memasuki dunia kerja sesuai bidang keahlian yang ditempuh.
“Nantinya mahasiswa ITSK tidak hanya dibekali kompetensi akademik, tetapi juga penguatan karakter, pengalaman organisasi, soft skills, serta pendampingan karier. Melalui jejaring kemitraan dan penyaluran tenaga kerja dalam maupun luar negeri, kami ingin lulusan memiliki kesiapan dan daya saing yang lebih tinggi,” ujar Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni ITSK RS dr. Soepraoen Malang, Sartoyo, S.Kes., S.Sos., M.Kes.
Sartoyo mengatakan, penguatan kompetensi mahasiswa tidak hanya dilakukan melalui proses pembelajaran di kelas, tetapi juga melalui kegiatan kemahasiswaan, praktik lapangan, pembinaan karakter, hingga pengembangan kepemimpinan. Pendekatan tersebut diharapkan mampu membentuk lulusan yang profesional, adaptif, dan siap menghadapi kebutuhan dunia kerja yang terus berkembang, baik di tingkat nasional maupun internasional.
“Bidang Promosi dan Kerja Sama berperan dalam memperkuat promosi institusi, memperluas jejaring kemitraan, serta membangun kolaborasi dengan sekolah, pemerintah, dunia usaha dan industri, organisasi profesi, serta berbagai mitra strategis. Melalui kerja sama tersebut, ITSK RS dr. Soepraoen Malang terus memperluas akses informasi, meningkatkan daya saing institusi, serta menjaring calon mahasiswa berkualitas melalui sistem penerimaan yang objektif dan berbasis mutu,” ujar Wakil Rektor IV Bidang Humas, Kerjasama dan PMB Amin Zakaria, S.Kep., Ners., M.Kes.
Amin menyebut melalui pembukaan PMB ITSK RS dr. Soepraoen Malang menargetkan sebagai kampus yang tidak hanya menghasilkan lulusan akademik, tetapi juga tenaga profesional yang siap menghadapi tantangan dunia kerja nasional maupun peluang internasional.
Jadwal gelombang 2 PMB ITSK RS dr. Soepraoen Malang sudah dibuka mulai tanggal 2 Maret hingga 27 Juni 2026. Informasi lengkap mengenai jadwal penerimaan mahasiswa baru, syarat pendaftaran, jalur seleksi, dan program studi dapat diakses melalui laman resmi PMB ITSK RS dr. Soepraoen Malang. (luc/ted)






