Bondowoso (beritajatim.com) – Institute Teknik Bandung jemput bola calon mahasiswa hingga ke Kabupaten Bondowoso, Jumat (11/10/2024). Sebelum ke Kota Tape, roadshow juga digelar di Kabupaten Jember dan Banyuwangi.
Imam Santoso, dosen sekaligus koordinator kemahasiswaan Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan (FTTM) ITB hadir dalam roadshow yang digelar di aula SMAN 2 Bondowoso sore tadi.
“Jadi buat adik-adik di Bondowoso jangan pernah takut kuliah tinggi. Karena kuliah tinggi terbukti bisa mengubah hidup banyak orang,” ungkap Imam kepada BeritaJatim.com usai acara.
Dosen ITB yang juga influencer ini menyebut bahwa banyak alumni ITB yang sukses di dunia kerja.
“Contohnya Mas Kukuh (legislator Partai Golkar) yang sekarang anggota DPRD dan juga banyak alumni Bondowoso yang sekarang di luar negeri,” sebut pria kelahiran Ambulu, kabupaten Jember ini.
Ia juga mengedukasi siswa tentang beredarnya isu biaya kuliah yang mahal. Menurutnya, hal itu bisa disiasati dengan memburu beasiswa.
“Jangan takut lagi karena banyak beasiswa di ITB. Kami di sini jemput bola. Yang datang dosen senior, profesor, dosen sepuh langsung turun gunung ke sini untuk jemput bola,” paparnya.
Kukuh Rahardjo juga merupakan alumnus ITB angkatan tahun 2000. Ia hadir juga ingin memotivasi para siswa SMAN 2 Bondowoso agar tidak hanya berhenti sampai pendidikan dasar 12 tahun.
“Para alumni ITB memberikan motivasi agar tidak takut masuk universitas yang passing gradenya tinggi di Indonesia,” ulasnya.
Di ITB juga terbentuk Keluarga Mahasiswa Jember (KMJB), di mana wilayah Bondowoso masuk di komunitas itu. Sejak dulu, komunitas ini banyak membantu mahasiswa baru (Maba) yang berasal dari Jember dan Bondowoso.
“Seperti saya waktu diterima tidak bingung lagi. Cuma bawa uang saku dan langsung diterima di sana sama kakak-kakak yang ada di KMJB. Dibimbing untuk dapat beasiswa dan lain-lain,” akunya.
Banyak mereka yang lulus dari ITB bekerja sesuai dengan skill fakultatif. Namun tidak sedikit yang sukses di luar jalur fakultatif.
“Karena kita selain diajarkan materi kuliah juga cara berpikir dan cara berkomunikasi agar bisa berkiprah di masyarakat,” tuturnya.
Kukuh salah satunya. Dia menekuni profesi di dunia politik. Hasilnya, ia terpilih sebagai anggota DPRD Kabupaten Bondowoso tiga periode sejak tahun 2014. (awi/ian)






