Milan (beritajatim.com) – Faktor utama kegagalan Italia berpartisipasi di Piala Dunia 2022 dan 2018 lantaran langkah mereka terhenti di playoff. Nah, siklus serupa nyaris terulang kali ini. Bagaimana tidak. Gli Azzurri saat ini masih ada di posisi runner-up grup I dengan 18 poin. Mereka di bawah Norwegia yang punya 21 poin.
Nah, pada matchday terakhir Senin dini hari (17/11/2025), Italia harus menghadapi Norwegia. Mereka wajib menang. Tetapi, bukan sekadar menang agar poin mereka setara. Melainkan juga menang superbesar dengan selisih 9 gol!
Saat ini, Norwegia memiliki diferensiasi gol +29 sedangkan Italia +12. Jika Italia menang dengan selisih 9 gol, maka diferensiasi gol mereka jadi +21 sedangkan Norwegia jadi +20. Jika gagal, maka Italia harus kembali berjuang via jalur playoff.
“Kami harus tetap bersatu dan fokus (bisa memenuhi target lolos otomatis, Red)” papar allenatore Italia Gennaro Gattuso kepada ESPN.
Mantan pelatih AC Milan dan SSC Napoli itu lebih terasa seperti putus asa daripada optimistis. Sebab, pada pertemuan pertama di kandang Norwegia, Italia dibantai 0-3 (7/6/2025) yang sekaligus jadi laga pemungkas Luciano Spalletti bersama Italia.
Status tuan rumah dengan main di San Siro juga diyakini tidak akan membantu Italia pesta gol ke gawang Norwegia. Ketika Italia gagal di playoff 2022 dan 2018, mereka mengalaminya ketika jadi tuan rumah.
“Tim ini harus realistis karena menghadapi Italia di kandangnya akan sangat sulit. Filosofi bermain kami adalah prioritas dan itu telah ditunjukkan selama fase kualifikasi,” ucap pelatih Norwegia Stale Solbakken.
Norwegia hanya butuh hasil seri untuk berpartisipasi di Piala Dunia 2026 atau yang kali keempat dalam sejarah mereka. Sebelumnya, Norwegia tampil di edisi 1938, 1994, dan 1998. (dio)
Perkiraan pemain:
Italia (4-3-3): 1-Donnarumma (g); 22-Di Lorenzo, 23-Mancini, 13-Bastoni, 3-Dimarco; 18-Barella, 5-Locatelli, 16-Cristante; 7-Politano, 9-Retegui, 20-Raspadori
Pelatih: Gennaro Gattuso
Norwegia (4-4-2): 1-Nyland (g); 14-Ryerson, 17-Heggem, 3-Ajer, 15-Bjorkan; 22-Bobb, 6-Berg, 8-Berge, 20-Nusa; 7-Sorloth, 9-Haaland (c)
Pelatih: Stale Solbakken






