Rio de Janeiro (beritajatim.com) – Kekalahan telak 1-4 dari Argentina pada matchday ke-14 kualifikasi Piala Dunia zona CONMEBOL (26/3/2025) berbuntut panjang. Dini hari tadi, Brasil resmi memecat pelatih Dorival Junior dan kembali membidik Carlo Ancelotti sebagai kandidat pengganti.
Sejak menangani tim Samba pada 10 Januari 2024, Dorival mencatatkan total 16 laga dengan hasil 7 kemenangan, 7 seri, dan 2 kekalahan. Performa yang kurang memuaskan ini membuat CBF (PSSI-nya Brasil) mengambil keputusan untuk menghentikan kerja sama.
Termasuk Dorival, Brasil telah memecat tiga pelatih pasca-Piala Dunia 2022. Dua nama sebelumnya adalah Fernando Diniz dan Ramon Menezes yang berstatus sebagai pelatih karteker. Dari 25 laga terakhir yang dipimpin tiga pelatih tersebut, Brasil hanya meraih 10 kemenangan, 7 seri, dan 8 kekalahan.
Nama entrenador Real Madrid, Carlo Ancelotti, kembali masuk dalam bidikan CBF. Don Carlo—sebutan Ancelotti—sebelumnya pernah diklaim nyaris melatih Brasil dua tahun lalu, tetapi batal. Saat ini, Ancelotti baru akan bernegosiasi dengan Brasil setelah Piala Dunia Antarklub selesai digelar pada 13 Juli mendatang. Ia juga masih mengejar mimpi treble winners bersama Real Madrid musim ini.
Jika resmi menangani Brasil, Ancelotti hanya punya waktu setahun untuk membawa Brasil ke putaran final Piala Dunia 2026. Saat ini, Brasil berada di posisi keempat klasemen sementara kualifikasi Piala Dunia zona CONMEBOL dengan 21 poin. Hanya enam tim teratas yang berhak lolos langsung, sementara tim peringkat ketujuh harus menjalani playoff.
“Piala Dunia tinggal setahun lagi. Aku telah berpartisipasi sebelumnya (edisi 2022, Red) dan tidak ingin gagal lagi kali ini. Kami harus meningkatkan performa. Memang sulit, tetapi kami akan melakukan yang terbaik,” ujar wide attacker Brasil, Vinicius Junior, dilansir ESPN. [dio/beq]






