Tuban (beritajatim.com) – Memasuki H-3 Hari Raya Idulfitri 1443 Hijriyah, Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Mabes Polri bersama dengan Waka Polda Jawa Timur melakukan pengecekan keberadaan Pos Pelayanan yang ada di Jalur Pantura Tuban, Jumat (29/4/2022).
Pos pelayanan mudik tahun 2022 ini di jalur Pantura Tuban yang dilakukan pengecekan merupakan pos pelayanan Rest Area Tuban. Dalam kesempatan itu, Irwasum Mabes Polri menilai jika keberadaan Pos Pelayanan yang dibuat oleh Polres Tuban untuk para pemudik itu fasilitasnya sangat baik.
Pantauan beritajatim.com di lapangan, Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Mabes Polri Komjen Pol Agung Budi Maryoto bersama dengan rombongan langsung melihat keberadaan beberapa fasilitas yang ada di pos Rest Area Tuban. Kedatangan Irwasum langsung di sambut oleh Kapolres Tuban bersama dengan Dandim 0811 Tuban, Bupati Tuban dan Ketua DPRD Tuban.
“Ini kita melakukan peninjauan pos pelayanan mudik lebih tepatnya di Pos Pelayanan Rest Area Tuban. Pos ini menjadi penting bagi masyarakat yang mengalami kelelahan saat mudik bisa istirahat di sini,” terang Komjen Pol Agung Budi Maryoto, Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Mabes Polri dalam kesempatan itu.
[berita-terkait number=”5″ tag=”mudik”]
“Masyarakat bisa istirahat sejenak di sini sambil menikmati pantai, di sini fasilitasnya cukup baik. Harapannya untuk para pemudik bisa selamat sampai tujuan,” lanjut Jendral Bintang Tiga itu.
Selain melihat kelengkapan dari fasilitas Pos Pelayanan di Jalur Pantura Tuban itu, Irwasum dan juga rombongan juga langsung melakukan pengecekan pelaksanaan vaksin yang ada di pos tersebut. Sehingga dengan adanya pelayanan untuk vaksin bisa membantu bagi warga atau pemudik yang belum vaksin sama sekali atau dosis tiga bisa langsung bisa ikut vaksin.
“Di sini juga ada gerai vaksin untuk yang melintas atau warga masyarakat sekitar bisa langsung ikut vaksin. Yang paling penting kami menghimbau protokol kesahatan harus tetap diterapkan saat mudik,” tegasnya.
Sementara itu, untuk di wilayah Kabupaten Tuban sendiri pelaksanaan vaksin dosis pertama sudah mencapai sekitar 92 persen. Untuk vaksin dosis kedua sudah mencapai sekitar 80 persen dan vaksin dosis ketiga baru mencapai sekitar 15 persen.[mut/kun]







