Ringkasan Berita:
- IPOT meluncurkan UI/UX Dinamis berbasis AI Real Time untuk investor Gen Z.
- Tampilan baru dirancang lebih cepat, visual, personal, dan responsif terhadap pasar.
- Fitur ROBO diperkuat sebagai sistem proteksi otomatis untuk investor.
- IPOT menghadirkan konsep trading cockpit modern dengan workspace yang bisa dikustomisasi.
Jakarta (beritajatim.com) – IPOT kembali mempertegas posisinya sebagai pelopor aplikasi investasi dan trading berbasis AI Real Time di Indonesia melalui peluncuran UI/UX Dinamis terbaru untuk Gen Z.
Transformasi tersebut menghadirkan perubahan besar pada desain aplikasi yang tidak hanya membuat tampilan lebih modern dan hidup, tetapi juga mengubah cara investor berinteraksi dengan pasar secara lebih cepat, personal, serta protektif.
President Director & CEO PT Indo Premier Sekuritas (IPOT), Moleonoto The, mengatakan kondisi pasar yang semakin volatil membutuhkan aplikasi trading yang mampu bergerak secepat perubahan market.
Menurutnya, tampilan UI statis yang masih digunakan sejumlah aplikasi sekuritas dinilai sudah tidak relevan dan bahkan berisiko bagi aktivitas trading modern.
“Ketika market berubah dalam hitungan detik, UI statis dan indikator terlambat hanya menghasilkan satu hal: keputusan yang lambat, reaksi yang tertinggal, dan proteksi trading yang lemah,” tegas Moleonoto.
Ia menjelaskan UI/UX Dinamis terbaru IPOT berbasis AI Real Time dirancang sebagai personalized trading cockpit, bukan sekadar aplikasi transaksi saham biasa.
Dalam konsep terbaru tersebut, sistem navigasi bawah atau bottom navigation difungsikan sebagai pusat operasi utama aplikasi sehingga pengguna dapat mengaktifkan fitur yang benar-benar sesuai kebutuhan investasi maupun trading harian mereka.
IPOT juga mengklaim tampilan baru aplikasinya sangat relevan dengan karakter pengguna Gen Z yang terbiasa dengan aplikasi cepat, visual, responsif, dan tidak rumit.
Desain baru IPOT mengusung warna cyan terang dengan latar gelap (dark background), tombol besar, visual chart interaktif, hingga sistem informasi yang dapat diperluas (expandable information).
“Gen Z terbiasa dengan aplikasi yang cepat, personal, visual, dan responsif. Mereka tidak mau aplikasi trading yang penuh tabel kaku dengan menu tersembunyi,” ujarnya.
Meski tampil lebih modern, IPOT menegaskan struktur aplikasi tetap mempertahankan kebutuhan trader serius, mulai dari data fundamental, manajemen order, fitur ROBO, hingga laporan keuangan emiten yang tetap lengkap dan komprehensif.
IPOT juga menghadirkan fitur My Workspace dan My Dock yang memungkinkan pengguna mengatur tampilan aplikasi sesuai gaya investasi masing-masing, mulai dari mode Simple Investor, Active Trader, hingga Expert Execution.
Selain itu, fitur Trade Desk+ menjadi pusat eksekusi terpadu yang mengintegrasikan berbagai indikator penting seperti AI Live Trade, LADI, dan Bid Offer dalam satu alur kerja yang lebih efisien.
Pemantauan aset juga dipermudah melalui pembaruan visual pada menu Portfolio dan Orders. Investor kini dapat melihat status saham secara lebih jelas, termasuk harga rata-rata hingga profit dan loss secara instan.
IPOT turut menyematkan tombol Cancel All Orders untuk mempercepat langkah penyelamatan modal saat kondisi pasar bergerak ekstrem.
Salah satu fitur unggulan yang diperkuat dalam pembaruan ini adalah sistem ROBO yang diposisikan sebagai proteksi aktif bagi investor.
Fitur tersebut bekerja otomatis untuk membantu pengguna mengurangi keputusan emosional seperti FOMO maupun panic selling.
Pengguna dapat mengatur berbagai strategi otomatis seperti Breakout Buy, Stop Loss, Trailing Stop, hingga Take Profit dengan tampilan visual yang lebih intuitif.
IPOT juga memperbarui istilah pada fitur ROBO agar lebih mudah dipahami trader modern. Istilah Buy on Low kini diubah menjadi Buy on Dip, sedangkan Buy on Reversal diperbarui menjadi Trailing Buy.
Selain fitur trading, IPOT menghadirkan menu Insights yang berisi pembaruan pasar, edukasi investasi, komunitas, hingga analisis pasar dalam satu ruang terintegrasi.
Menurut Moleonoto, pembaruan UI/UX IPOT tidak lagi menjadikan aplikasi sekadar tempat melihat data, tetapi sebagai rantai keputusan investasi yang saling terhubung dengan kecerdasan AI Real Time.
“Pembaruan UI/UX IPOT mengubah fungsi pajangan data menjadi rantai keputusan terintegrasi yang saling terhubung. Setiap tombol dirancang hidup untuk mengeksekusi perintah riil yang terhubung langsung dengan kecerdasan AI Real Time,” pungkasnya. [beq]






