Surabaya (beritajatim.com) – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya mulai membuka dua program studi (prodi) baru yakni Rekayasa Kecerdasan Artifisial (RKA) dan Rekayasa Perangkat Lunak (RPL).
Dua prodi baru ini akan mulai dibuka pada tanggal 3-9 Juli 2023 mendatang. Bagi calon mahasiswa yang ingin mendaftar ke dua prodi tersebut dapat mengikuti seleksi jalur mandiri. Namun ada sejumlah skema yang perlu diketahui oleh calon mahasiswa.
Pertama, skema biaya yang diperlukan untuk mahasiswa prodi ini dibagi menjadi tiga kategori yakni Sumbangan Pengembangan Pendidikan (SPP), Sumbangan Pengembangan Institusi (SPI), dan Sumbangan Pengembangan Akademik (SPA).
Kemudian, untuk SPP sendiri memerlukan biaya berkisar Rp 7,5 juta hingga Rp 12 juta per semester. Selanjutnya, SPI dibayarkan dengan nominal Rp 25 juta di tahun pertama kuliah. Terakhir, SPA dibayarkan Rp 5 juta tiap semesternya dan dibayarkan hingga semester 6.
Baca Juga: ITS Surabaya Buka Prodi Rekayasa Kecerdasan Artifisial dan Rekayasa Perangkat Lunak
Sekretaris Departemen Teknik Informatika ITS Ary Mazharuddin Shiddiqi menjelaskan, kedua prodi baru ini sudah digadang-gadang sejak akhir 2021 lalu. Kata dia, maraknya perkembangan AI sebagai momentum tepat untuk mengembangkan prodi yang lebih spesifik.
Selaras dengan Association for Computing Machinery (ACM), perkembangan disiplin ilmu komputer sekarang bertambah dengan program studi RPL dan RKA ini. “Hal itulah yang melatarbelakangi lahirnya dua program studi baru ini di ITS,” terang Ary.
Ia menambahkan, bahwa kedua prodi ini menawarkan prospek pekerjaan yang cerah bagi lulusan kelak. Dirancang sesuai kebutuhan pasar di masa depan, kedua prodi ini menciptakan sumber daya manusia yang bertalenta secara spesifik.
Program baru ITS ini diharapkan tepat dan relevan dengan tuntutan industri di masa depan. Dengan dosen yang kompeten di bidangnya, fakultas berpengalaman, dan fasilitas modern dapat menunjang generasi penerus dan inovator di bidang teknologi di masa depan.
“Meskipun pekerjaan di masa depan diefisiensikan oleh AI, tak menutup kemungkinan juga membuka lapangan pekerjaan baru,” tuturnya.
[berita-terkait number=”2″ tag=”its”]
Sekedar diketahui, kedua prodi baru tersebut merupakan pengembangan dari Prodi S1 Teknik Informatika di bawah Departemen Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Elektro dan Informatika Cerdas (FTEIC) ITS. [ipl/ted]






