Surabaya (beritajatim.com) – Orang-orang toxic di tengah perkembangan teknologi memang terus merambah ke berbagai media. Bukan hanya dalam hubungan asmara, tetapi juga edia sosial dan bahkan ke dunia game online.
Banyak orang menganggap bahwa menjadi pemain game itu hanya pekerjaan sia-sia dan tidak memiliki manfaat sama sekali. Namun, di tengah perkembangan teknologi termasuk di bidang pengembangan game online, permainan ini kemudian bermutasi menjadi lebih jauh.
Bermain game tidak hanya menjadi pengisi waktu luang, tetapi juga menjadi tempat interaksi dan komuniasi anatar player. Sebab, banyak permainan online yang saat ini membutuhkan kerja sama tim yang baik untuk bisa memainkannya dan bahkan mendapat kemenangan.
Nah, dari semua jenis pemain game, pasti memiliki sifat dan cara komunikasi yang berbeda. Ada dari mereka yang menjadi manager yang baik dalam koordinasi tim, ada pula yang memiliki skil bagus meski tak selalu bisa berkomunikasi. Dan tentu, ada pemain yang toxic. Sering sesukanya sendiri dan merusak kordinasi permainan. Berikut ini ciri-ciri seseorang yang masuk kategori gamer toxic.
Terlalu sering lakukan Mic Spamming
Terlalu sering on-mic hanya akan membuat rekan satu tim mudah terganggu. Sehingga hal itu bisa berakibat pada kawan satu tim yang malas berkomunikasi. Kemalasan berkomunikasi itu terjadi karena orang yang toxic saat bermain gim biasanya hobi marah – marah kala menghidupkan mic.
Tidak peduli pada komposisi tim
Seseorang yang toxic tidak akan peduli pada komposisi tim, meskipun komposisi itu adalah hal yang vital bagi kemenangan tim. Bahkan akan dikatakan sangat toxic saat seseorang itu secara sengaja pick hero atau karakter yang secara role sudah di-pick dahulu oleh teman satu tim, atau bahkan pick yg bukan role andalan. Dari perilaku itu berdampak draft tim yang tidak sesuai. Bahkan saat teman satu tim meminta bertukar tidak mendapat respon.
Suka melontarkan bullying
Daripada berkomunikasi untuk memberi tahu atau mengajari, justru malah menyuruh seenaknya atau berkata-kata tidak baik akan hal yang dilakukan rekan satu tim. Memberi tahu orang lain memang penting dengan tujuan komunikasi. Tapi ingat, hal itu harus dilakukan dengan cara yang positif.
Memaki-maki Orang lain usai pertandingan gim
Saat tim kalah, orang toxic akan melampiaskan kemarahan pada performa pemain lain. Bahkan tidak jarang sampai mengirim pesan pribadi dan lanjut memaki-maki orang lain. Memang, hal itu dilakukan karena orang toxic selalu merasa lebih baik. Sehingga dengan mudah melakukan pelampiasan pada pemain lain, padahal sejatinya itu tidak perlu dilakukan.
Selain beberapa ciri itu, terakhir seseorang toxic biasa tidak sadar jika dirinya itu toxic gamer. Banyak alasan untuk menolak tuduhan itu, bahkan tidak jarang gamer toxic akan melampiaskan pada orang lain yang sebenarnya bermaksud mengingatkan. [dan/tur]






