Surabaya (beritajatim.com) – Tahanan di Polsek Dukuh Pakis menggunakan papan kayu sebagai pijakan untuk kabur, Jumat (12/04/2024). Belum diketahui, dari mana papan kayu yang digunakan pria bernama Anjar Dinata itu untuk kabur.
Dari informasi yang dihimpun beritajatim.com, Anjar Dinata yang dipenjara karena kasus tipu gelap itu berhasil mendapatkan papan kayu sebagai pijakan untuk menjebol teralis besi ventilasi sel penjara. Setelah berhasil keluar dari sel, Anjar Dinata sempat menutupi teralis besi yang dijebol dengan plat besi sebelum lompat tembok untuk keluar dari Polsek Dukuh Pakis.
“Tahanan yang kabur itu bukan menggergaji, tersangka diduga naik menggunakan papan kayu sebagai pijakan untuk naik kemudian melepas teralis jendela tahanan,” kata Haryoko ketika dikonfirmasi, Senin (15/4/2024) malam.
Haryoko menegaskan, saat ini Anjar Dinata masih dikejar oleh tim gabungan Polsek Dukuh Pakis dan Satreskrim Polrestabes Surabaya. Sementara, 4 anggota Polsek Dukuh Pakis yang sedang berjaga di malam Anjar Dinata kabur masih diperiksa oleh Propam Polrestabes Surabaya.
“Saat ini Tim Gabungan fokus melakukan pengejaran terhadap tersangka, dan kami mohon doanya semoga tersangka dapat ditangkap,” imbuh Haryoko.
Sejumlah warga sekitar Polsek Dukuh Pakis sempat melihat petugas kepolisian membawa anjing pelacak berputar di sekitar Polsek Dukuh Pakis. Anggota polisi yang membawa anjing pelacak itu juga menenteng kaos tahanan warna biru.
Diketahui sebelumnya, 1 Tahanan Polsek Dukuh Pakis berhasil kabur saat momen cuti Idul Fitri 2024. Informasi yang dihimpun beritajatim.com, tahanan itu kabur dengan cara menjebol teralis ventilasi yang sudah keropos dan melompati tembok Polsek Dukuh Pakis bagian belakang pada Jumat (12/04/2024). [ang/suf]






