Surabaya (beritajatim.com) – Waspada dan berhati-hati terhadap Kekerasan Gender Berbasis Online (KGBO)! KGBO adalah bentuk kekerasan berbasis gender yang belakangan ini marak terjadi di dunia maya. Mungkin sebagian dari Anda tidak menyadari hal ini, tetapi tindak kejahatan KGBO sebetulnya sudah sering terjadi .
Beberapa bentuk dari perilaku KGBO misalnya cyber grooming, pelecehan online, peretasan, konten ilegal, pelanggaran privasi, ancaman distribusi foto/video pribadi, pencemaran nama baik, dan lain sebagainya.
KGBO ini tentunya bisa dicegah, ada tips aman untuk Anda guna melindungi privasi di media sosial guna mencegah KGBO, berikut ulasannya.
1. Pisahkan akun pribadi dengan akun publik
Memakai beberapa akun untuk guna memisahkan hal yang pribadi dan hal-hal yang bisa dibagi ke publik. Cara ini bisa menjadi alternatif untuk melindungi diri di dunia maya.
2. Cek dan atur ulang pengaturan privasi.
Sesuaikan pengaturan privasi dengan level kenyamanan diri saat berbagi data pribadi, seperti foto, nomor ponsel, nama, atau lokasi dengan aplikasi yang Anda berikan akses. Kendalikan sendiri siapa atau apa saja yang dapat mengakses data pribadi milik Anda.
3. Gunakan kata sandi yang kuat atau gunakan verifikasi login.
Hindari peretasan akun media sosial dengan menciptakan kata sandi login yang kuat (panjang dan mengandung unsur huruf, angka, serta simbol) lalu aktifkan verifikasi login. Dalam beberapa platform media sosial atau aplikasi percakapan verifikasi login disebut dengan istilah 2-Step Verification atau 2-Factor Authentication.
4. Berhati-hati dengan URL yang dipendekkan
Ada potensi bahaya saat Anda meng-klik URL yang dipendekkan. Bila ini berasal dari akun yang mencurigakan, bisa saja URL itu mengarahkan kita ke situs-situs berbahaya atau jahat yang dapat mencuri data pribadi kita.
5. Lakukan data detoks.
Tactical Tech dan Mozilla sudah menyusun data detoks guna mengecek keberadaan data diri pribadi di internet. Silakan coba data detoks sehingga bisa menjadi pribadi yang lebih mempunyai kendali atas data diri di ranah online dengan mengakses situs berikut: https://datadetox.myshadow.org atau klik DI SINI.
6. Jaga kerahasiaan pin atau kata sandi pada ponsel atau laptop pribadi.
Seringkali, pelaku kekerasan berbasis gender online dan offline merupakan orang-orang terdekat. Oleh sebab itu, perlu untuk memasang juga menjaga kerahasiaan pin atau kata sandi pada gawai dan perangkat elektronik pribadi lain. Terutama yang menyimpan data-data pribadi Anda.
Tetap waspada akan KGBO dengan beberapa tips di atas, jangan sampai Anda menjadi korban kekerasan gender berbasis online tersebut. (dan/ian)






