Pamekasan (beritajatim.com) – Kantor Kementerian Haji dan Umrah Pamekasan, menjadwalkan sebanyak 1.381 Calon Jemaah Haji (CJH) mulai menjalani bimbingan teknik (bimtek) manasik haji sebagai persiapan pelaksanaan Ibadah Haji 1447 Hijriah atau 2026 Masehi, di lima lokasi berbeda di wilayah setempat.
Pelaksanaan bimtek manasik haji tingkat kabupaten tersebut, dijadwalkan digelar secara serentak dan maraton selama beberapa hari kedepan. Di mana total CJH dibagi berdasar domisili, yakni masing-masing kecamatan di Pamekasan.
“Untuk pelaksanaan bimtek manasik ini, kita bagi dalam 5 (lima) titik sebagai tempat manasik. Meliputi Azana Style Hotel Madura, Ballroom Hotel Cahaya Berlian, Auditorium Al-Khairat, Pesantren Miftahul Ulum II Ponjanan Timur, serta Pesantren As-Syarifain Tattango,” kata Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Pamekasan, Abdul Halim, Jum’at (6/2/2026).
Bimtek manasik haji tingkat kabupaten untuk lokasi Azana Style Hotel Madura, Jl Jokotole 282 Pamekasan, diikuti CJH dari 4 kecamatan berbeda, yakni Galis, Kadur, Larangan, dan Pademawu. Para JCH dijadwalkan melaksanakan bimtek selama 4 hari, terhitung sejak Senin hingga Rabu (9-11/2/2026), serta Selasa (17/2/2026).
Lokasi Hotel Cahaya Berlian di Jl Raya Panglegur 69-71 Pamekasan, diikuti CJH dari kecamatan Pamekasan (Kota) dan Tlanakan. Lokasi Auditorium Al-Khairat di Jl Raya Palengaan (Palduding) Nomor 2 Pamekasan, diikuti CJH dari Pagantenan, Palengaan dan Pakong. Pesantren Miftahul Ulum II Ponjanan Timur diikuti CJH dari Batumarmar, Pasean, dan Waru. Pesantren As-Syarifain Tattango, diikuti CJH dari Kecamatan Proppo. Para CJH akan melaksanakan bimtek pada Senin hingga Kamis (9-12/2/2026).
“Sementara untuk jadwal bimtek manasik se kabupaten Pamekasan, dijadwalkan dilaksanakan terpusat di Aula UIN Madura (Jl Raya Panglegur KM 4 Tlanakan), pada Sabtu, 14 Februari 2026 mendatang,” ungkapnya.
Sebagai bentuk komitmen dan tanggungjawab, pihaknya juga sudah membentuk Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) sebagai upaya menggencarkan kegiatan bimbingan manasik haji, baik tingkat kecamatan maupun kabupaten. “Hal ini kita laksanakan sebagai upaya memantapkan pemahaman ibadah, prosedur, dan tata cara selama di Tanah Suci, sehingga para jemaah siap secara fisik, mental, dan spiritual,” jelasnya.
Untuk diketahui, sebanyak 1.381 CJH asal Pamekasan dipastikan bergabung dalam empat kelompok terbang (kloter), yakni Kloter 73, 74, 75, dan 76. Penggabungan kloter tersebut dilakukan dalam rangka optimalisasi kuota haji Indonesia dan penjadwalan pemberangkatan jamaah dari wilayah Madura.
Para jemaah asal Pamekasan, juga dijadwalkan berangkat menuju tanah suci untuk melaksanakan ibadah haji pada 10 Mei 2026 mendatang. “Untuk mengetahui secara pasti kloter yang akan ditempati oleh calon jemaah haji Pamekasan, dapat diketahui melalui Kantor Kementerian Haji dan Umrah Pamekasan, PPIHD atau melalui pengumuman resmi di SISKOHAT,” pungkasnya. [pin/aje]






