Surabaya (beritajatim.com) – Saat baru saja memulai perawatan kulit, kita sering kali akan menjumpai berbagai istilah dalam dunia skincare yang tidak kita pahami. Hal ini tentu perlu kita perhatikan, karena, menggunakan skincare tidak cukup dengan memahami produk dan kandungannya saja. Tapi, kita juga harus mengenali berbagai istilah yang berhubungan dengan kulit. Tujuannya, agar kita tahu apa yang sedang terjadi dengan kulit, apa yang dibutuhkan, dan dampak apa yang terjadi.
Jika kalian banyak melihat rekomendasi skincare melalui media sosial, terutama YouTube, kalian pasti sering mendengar para beaty guru memberi penjelasan dengan berbagai istilah. Agar tidak bingung, beberapa istilah di bawah ini, sepertinya wajib untuk kalian pahami agar memahami dunia skincare dengan lebih mendalam lagi.
Breakout
Breakout ini adalah sebuah kondisi dimana muncul jerawat secara tiba-tiba di area wajah. Biasanya, penggunaan istilah ini digunakan saat seseorang mengalami dampak akibat penggunaan produk skincare atau makeup yang tidak sesuai atau tidak cocok dengan jenis kulit. Pemicunya adalah kandungan zat aktif di dalam skincare yang bersifat comedogenic, alih-alih membuat kulit sehat dan mulus, malah memberikan reaksi kemerahan hingga timbulnya jerawat dimana-mana.
Comedogenic/non-comedogenic
Saat membeli suatu produk skincare, biasanya kalian akan melihat label non-comedogenic. Comedogenic sendiri berarti bahwa bahan tersebut memiliki kecenderungan menyumbat pori-pori, sehingga akan muncul komedo, baik blackhead maupun whitehead. Sementara itu, non-comedogenic adalah sebaliknya, dimana, formula yang digunakan tidak akan menyumbat pori-pori sehingga risiko timbul jerawat dan komedo lebih kecil.
Purging
Kalian pasti sudah sering mendengar istilah ini saat melihat-lihat review dari suatu produk tertentu. Kondisi purging ini sering disalah artikan dengan breakout. Apabila breakout terjadi karena bahan atau kandungan yang tidak cocok dengan kulit, berbeda dengan purging, purging adalah proses penyesuaian kulit dengan membersihkan sel kulit mati setelah kita baru mencoba produk skincare tertentu. Dengan begitu, maka kulit yang lebih sehat akan muncul.
Yang membuat banyak orang bingung membedakan antara purging dan breakout adalah karena purging juga memberikan masalah baru pada wajah, seperti jerawat yang timbul, komedo, atau minyak berlebih. Bedanya, kondisi purging akan perlahan-lahan membaik dengan kulit yang terawat.
Blemish
Setiap kulit tentu memiliki flaws atau ketidaksempurnaan. Mungkin kalian melihat melalui media sosial, atau wajah para model yang terlihat mulus di depan kamera. Jangan salah, tak jarang para model menunjukkan wajah asli mereka yang juga memiliki ketidaksempurnaan, dan itu normal. Sebutannya adalah blemish, bisa berupa tekstur kulit tidak rata, kemerahan pada kulit wajah, bopeng, jerawat, komedo, flek hitam, atau masalah lainnya yang membuat kulit wajah tidak tampak halus atau bersih. Jangan merasa tidak percaya diri, karena setiap orang pasti memiliki hal tersebut.
Double Cleansing
Istilah ini merupakan teknik awal saat melakukan perawatan kulit. Teknik yang berasal dari Korea Selatan ini mengharuskan kalian untuk membersihkan sebanyak 2x agar lebih maksimal. Pertama, menggunakan pembersih seperti micellar water atau bisa juga dengan yang berbahan dasar minyak seperti oil cleansing. Lalu kedua, bersihkan dengan face wash. Dengan melakukan teknik ini, kalian bisa memastikan bahwa kulit dan pori-pori sudah bersih dari segala kotoran setelah seharian beraktivitas.
Dengan memahami beberapa istilah dasar di atas, kalian akan lebih mudah dalam melakukan perawatan yang disesuaikan dengan kebutuhan kulit kalian. [mnd/esd]






