Surabaya (beritajatim.com) – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat) kembali membuktikan posisinya sebagai pemimpin industri telekomunikasi di Indonesia dengan merilis laporan keuangan tahun 2024 yang sangat menggembirakan. Pertumbuhan pendapatan sebesar 9,1% YoY menjadi Rp55,9 triliun menunjukkan kinerja yang solid dan konsisten.
Pertumbuhan pendapatan Indosat didorong oleh peningkatan permintaan layanan data yang signifikan, seiring dengan meningkatnya penetrasi smartphone dan adopsi gaya hidup digital di Indonesia. Layanan digital seperti streaming, gaming, dan e-commerce semakin populer, mendorong masyarakat untuk membutuhkan koneksi internet yang lebih cepat dan stabil.
Selain itu, segmen Multimedia, Data Communication, and Internet (MIDI) juga mencatatkan pertumbuhan yang sangat baik, sejalan dengan meningkatnya permintaan akan layanan IT. Hal ini menunjukkan bahwa Indosat berhasil menangkap peluang pertumbuhan di pasar digital yang dinamis.
Indosat terus berinovasi untuk memberikan pengalaman digital yang terbaik bagi pelanggannya. Peluncuran layanan IM3 PLATINUM dengan fitur-fitur berbasis AI merupakan salah satu contoh nyata dari komitmen Indosat untuk memberikan layanan yang personal dan relevan.
“Kami sangat bangga dengan pencapaian Indosat pada tahun 2024. Ini merupakan hasil dari kerja keras seluruh tim dan komitmen kami untuk terus berinovasi dan memenuhi kebutuhan pelanggan,” ujar Vikram Sinha, President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison.
Untuk mendukung pertumbuhan bisnis, Indosat terus melakukan investasi besar-besaran dalam pengembangan jaringan. Sepanjang tahun 2024, Indosat telah menambah hampir 1.600 BTS 4G di wilayah Jawa Timur, sehingga meningkatkan kualitas layanan dan cakupan jaringan.
Selain itu, Indosat juga menjalin kemitraan strategis dengan Nokia untuk memperluas jaringan 4G dan 5G. Dengan memanfaatkan teknologi AI, Indosat berhasil meningkatkan efisiensi jaringan dan memberikan pengalaman yang lebih baik bagi pelanggan.
Indosat tidak hanya fokus pada pengembangan teknologi, tetapi juga pada pengembangan sumber daya manusia. Melalui kolaborasi dengan UiPath, Indosat berkomitmen untuk memberdayakan 100.000 orang Indonesia dengan keterampilan otomasi hingga tahun 2027.[rea]






