Mojokerto (beritajatim.com) – Sebanyak 60 warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas II Mojokerto menerima sertifikat sebagai peserta pelatihan keterampilan, Kamis (24/3/2022). Mereka sebelumnya mengikut pelatihan paving block dan kontruksi bangunan.
Pelatihan tersebut diberikan dengan tujuan untuk memberikan keterampilan baru kepada warga binaan Lapas Mojokerto. Sehingga saat warga binaan tersebut kembali ke masyarakat diharapkan mampu berperan aktif dan menjadikan warga binaan menjadi pribadi yang unggul ketika kembali ke masyarakat.
[berita-terkait number=”5″ tag=”lapas-mojokerto”]
Sebanyak 60 warga binaan tersebut mengikuti pelatihan keterampilan dengan berbagai macam jenis tindak pidana yang dilakukan. Para peserta pelatihan keterampilan merupakan laki-laki sehingga pelatihan menggunakan metode pembelajaran melalui tatap muka dan praktek lapangan.
Kasie Pelatihan dan Sertifikasi, Balai Latihan Kerja (BLK) Mojokerto, Hariyanto menyatakan, jika warga binaan yang mengikuti pelatihan keterampilan saat keluar bisa mendaftarkan diri ke BLK. “WBP bisa mengambil kursus kejuruan yang ada di sana agar mampu bermanfaat saat bebas nanti,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Lapas Klas IIB Mojokerto, Dedy Cahyadi berharap dengan pelatihan keterampilan yang diberikan bisa bermanfaat. “Semoga pelatihan ini menjadi pembelajaran buat kita semua dan semoga pelatihan seperti ini bisa ditingkatkan lagi untuk kedepannya,” tegasnya. [tin/kun]






