Tuban (beritajatim.com) – Sebuah pesawat tipe Nomad N22/24 akan menjadi ikon baru di Taman Hutan Kota Abipraya, Tuban, yang saat ini tengah dalam tahap renovasi.
Proyek rehabilitasi ruang terbuka hijau di sepanjang Jalan Pahlawan tersebut diperkirakan menghabiskan anggaran sebesar Rp 6,7 miliar dari APBD 2024 dan dijadwalkan rampung pada Desember 2024.
Winda Sulistyowati, Kepala Bidang Tata Ruang, Pertanahan, dan Jasa Konstruksi Dinas PUPR-PRKP Tuban, menyatakan bahwa pesawat tersebut merupakan hibah dari TNI Angkatan Laut.
“Pesawat ini hadir untuk melengkapi keindahan Taman Hutan Kota Abipraya Tuban yang saat ini masih dalam proses pembangunan,” ungkap Winda pada Kamis (26/9/2024).
Selain pesawat, taman ini juga akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas menarik yang dapat dinikmati oleh masyarakat. Winda menjelaskan bahwa taman tersebut akan memiliki area terbuka sebagai tempat berkumpul, lengkap dengan rencana pembangunan food court.
“Di sisi barat, kami juga akan membangun tempat parkir, musala, dan plaza, sementara di bagian tengah akan ada area bermain serta taman lalu lintas,” jelas Winda.

Spot foto dengan latar pesawat diharapkan menjadi daya tarik utama bagi warga Tuban. Selain itu, bagian timur taman akan ditambah dengan taman rekreasi yang menyatu dengan monumen Adipura, menjadikan tempat ini sebagai ruang edukasi dan rekreasi bagi masyarakat setempat.
Renovasi Taman Hutan Kota Abipraya ini dilakukan secara bertahap dengan anggaran APBD 2024 sebesar Rp 6,7 miliar. Sebelumnya, taman ini sempat dibuka untuk umum, namun kembali ditutup untuk perbaikan dan penambahan fasilitas.
“Kami berharap masyarakat Tuban dapat bersabar, karena proses pembangunan masih berlangsung, dan taman sementara ditutup,” tutup Winda. [ayu/ted]





