Jember (beritajatim.com) – Kemenangan 7-0 Liverpool atas Manchester United dalam Liga Inggris benar-benar menjadi bahan ‘roasting’ (gorengan) dan dimanfaatkan untuk beriklan kocak di media sosial oleh sejumlah produk.
‘Riding the wave‘ atau ‘menumpang gelombang’ adalah siasat pemasaran yang jamak digunakan. Intinya adalah memanfaatkan isu yang lagi tren untuk kemudian diadaptasi dan disesuaikan dengan ‘brand’ produk masing-masing. Tujuannya: tentu saja agar pesan cepat sampai kepada konsumen dan memikat mereka.
Akun instagram kondom Durex Indonesia menampilkan dua gambar. Pertama, gambar seorang pria berbaju biru yang menampik angka 7-0. Gambar kedua adalah sosok pria berbaju biru tersenyum dengan angka 69 di sebelahnya. Tertulis di unggahan tersebut: If 7-0 is too disappointing, maybe 6-9 be satisfying.
Akun media BCA pun ikut ‘riding the wave’, mengikuti tren, di akun Instagram goodlifebca dengan mengunggah gambar angka 1 yang mirip angka 7. Di situ tertulis: ‘Bukan, bukan angka 7. Ini angka 1’.
[berita-terkait number=”5″ tag=”liverpool”]
Sementara itu akun @FOODFESS2 di Twitter mengunggah foto es teler dengan pesan: ‘Minum es teler 77 dulu fess di tengah cuaca siang hari yang panas, ingat ya es teler 77 bukan es teler 70 atau es teler 7-0’.
Akun keretacepat_id memanfaatkan kekalahan telak Manchester United ini untuk memperkenalkan kereta api cepat Bandung-Jakarta. Selain mengunggah foto kereta api cepat, akun ini juga mengunggah kalimat: ‘Kalau MU yang itu 7-0, EMU KCJB yang ini bisa sampai 3 5 0 km/h nih kecepatannya!’.
Akun Twitter @gopayindonesia mengunggah kalimat ‘PAP saldo GoPay-MU’ dengan gambar tangkapan layar saldo GoPay Rp 70. Mirip dengan skor 7-0 Liverpool melawan Manchester United. Sementara ‘MU’ di sini sebenarnya dimaksudkan ‘kamu’, namun MU juga jamak dikenal di dunia sepak bola sebagai akronim Manchester United.
Sementara akun @GrabID Grab Indonesia hanya membuat 138 emotikon tawa dan tangis dan diakhiri kata MU. Pesantren Darul Qur’an (Daqu) di Cipondok, Tangerang, Banten, juga memanfatkan skor Liverpool dan Manchester United untuk memperkenalkan nilai-nilai pembelajaran di akun instagramnya. Gumanti, Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Pesantren Daqu, mengatakan, sebagian santri pria sangat mengidolakan Mohamed Salah, ujung tombak Liverpool. Bahkan di pesantren itu ada mural Sadio Mane dan Salah saat masih bermain untuk Liverpool. “Kebetulan juga Daqu Value ada tujuh poin dan pesantren ini punya warna khas merah agak marun,” katanya.
Respons netizen beragam. Rata-rata menganggap unggahan-unggahan tersebut kocak. Salah satu netizen yang mengomentari unggahan BCA mengatakan: ‘Sebagai fan Liverpool saya langsung ngikik BCA up kaya angka 7’. Sementara itu salah satu akun mengomentari unggahan di akun Durex dengan emotikon menangis: ‘AHAHAHAHAA Ga ada harga dirinya nih emyu sampe diroasting kondom’. [wir/kun]






