Trenggalek (beritajatim.com) – Dua perusahaan besar yang bergerak di sektor Hutan Tanaman Industri (HTI), yaitu Itci Hutani Manunggal (IHM) dan Adindo Hutani Lestari (AHL), menggelar kegiatan sosial dan pemberdayaan tenaga kerja di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur.
Dalam rangka mempererat hubungan dengan mitra kerja, kedua perusahaan ini menyelenggarakan acara halal bihalal sekaligus sosialisasi paket insentif bagi calon pekerja.
Kegiatan ini berlangsung di Gedung Serbaguna Dongko, Trenggalek, namun dengan waktu pelaksanaan yang berbeda.
IHM menggelar acara pada Selasa, 8 Maret, sementara AHL melaksanakannya pada Kamis, 10 Maret. Acara tersebut dihadiri langsung oleh manajemen IHM dan AHL, serta perwakilan pemerintah daerah.
Dalam sambutannya, Sakrun, Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja dari Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Trenggalek, menekankan pentingnya kolaborasi antara dunia usaha dan pemerintah dalam menciptakan peluang kerja bagi masyarakat lokal.
“Kesempatan bekerja ini adalah kesempatan baik yang dapat dimanfaatkan oleh para pencari kerja. Pemerintah Daerah juga berharap pemenuhan kewajiban para pekerja sesuai ketentuan yang berlaku, seperti BPJS,” ujar Sakrun.
Sebagai perusahaan yang beroperasi di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara, IHM dan AHL terus membuka peluang kerja bagi masyarakat Trenggalek.
Selain bentuk apresiasi terhadap mitra kontraktor tenaga kerja, acara ini juga menjadi momentum untuk mengenalkan program insentif bagi tenaga kerja di sektor penanaman dan perawatan tanaman pada wilayah kerja HTI milik perusahaan.
Dalam sesi pemaparan, Supri, Learning and Development Manager dari perusahaan, menyampaikan harapan besar terhadap dampak positif program ini bagi masyarakat.
“Perusahaan sangat berharap program penyaluran tenaga kerja dari Trenggalek ini dapat berkontribusi pada peningkatan ekonomi di daerah asalnya, serta menciptakan efek keberlanjutan dari kegiatan ini,” jelas Supri.
Ia menambahkan, hingga saat ini tercatat sekitar 900 orang tenaga kerja asal Trenggalek telah bergabung dengan perusahaan. Seiring perkembangan bisnis, jumlah tersebut ditargetkan meningkat menjadi 1.500 orang dalam waktu dekat.
IHM dan AHL juga menegaskan komitmen mereka untuk terus mematuhi peraturan ketenagakerjaan yang berlaku, sebagai bagian dari tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan. (ted)







1 Komentar
Mantap