Sumenep (beritajatim.com) – Sebanyak 97 pengurus Majelis Daerah Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) organisasi daerah sumenep resmi dilantik pada Kamis (16/02/2023). Pelantikan pengurus masa bhakti 2023 – 2026 tersebut dilakukan di Pendopo Agung Sumenep.
Usai dilantik oleh Majelis Wilayah Jawa Timur, Ketua ICMI Sumenep, Sjaifurrahman mengatakan, ICMI merupakan organisasi masyarakat yang bersifat terbuka, bebas, mandiri, serta berbasia kekeluargaan dan keilmuan. “Kami berharap ICMI di Sumenep ini bisa menjadi episentrum cendikiawan muslim untuk berkontribusi dalam pembangunan Sumenep,” katanya.
Ia meminta agar seluruh anggota ICMI mampu menjalin komunikasi yang baik, serta mencari solusi terbaik atas persoalan di masyarakat. “ICMI ini kan wadah cendikiawan. Jadi idealnya mampu menemukan cara baru, strategi baru menghadapi tantangan. Silahkan ambil posisi paling depan untuk perubahan yang lebih baik,” tandasnya.
[berita-terkait number=”3″ tag=”icmi”]
Sjaifurrahman menjelaskan, program kerja ICMI nantinya tidak boleh hanya di atas kertas. Sebaliknya, harus dilaksanakan dan berkomitmen mencerdaskan kehidupan bangsa, dengan menjadikan nilai-nilai Islam sebagai kekuatan spiritual. “Mari kita bersama-sama mengambil peran di tengah masyarakat, sehingga mendorong peradaban menyongsong era masyarakat adil dan sejahtera,” tegasnya.
Pelantikan Majelis Daerah ICMI Sumenep itu juga dihadiri Bupati dan Wakil Bupati Sumenep serta jajaran Forkopimda. Pengurus ICMI yang dilantik tersebut mempunyai berbagai latar belakang profesi, diantarahya akademisi, tenaga kesehatan, budayawan, serta birokrat. [tem/suf]






