Mojokerto (beritajatim.com) – Ibu dan anak terjebur ke sungai di Dusun Bedagas, Desa Tunggalpager, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto, Kamis (5/9/2024). Keduanya terjebur ke dalam sungai sedalam 5 meter setelah mengalami kecelakaan tunggal.
Kejadian yang terjadi sekitar pukul 14.00 WIB dialami Alisia (45) warga Desa Pungging, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto membonceng sang putri, I (13) mengendarai sepeda motor Honda Supra yang tak diketahui nomor kendaraannya.
Korban melaju dari arah barat ke timur. Sampai di lokasi kejadian, jembatan yang merupakan jalan menikung, tiba-tiba sepeda motor yang dikendarai korban menabrak pembatas jembatan. Akibatnya keduanya tercebur masuk ke dalam sungai sedalam 5 meter.
Kecelakaan tunggal tersebut tidak ada saksi mata yang mengetahuinya. Warga mengetahui ada dua korban tercebur ke dalam sungai setelah korban berteriak minta tolong dari dasar sungai. Warga yang mendengar kemudian menolong kedua korban beserta sepeda motor korban.
Keduanya dievakuasi dari sungai sedalam 5 meter dengan tandu untuk dibawa ke mobil ambulance milik Puskesmas Pungging. Keduanya kemudian dibawa ke Puskesmas Pungging untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
Salah satu warga, Enggar mengatakan, saat kejadian ia berada di dalam rumah mendengar teriak jika korban yang meminta pertolongan. “Dua orang naik motor yang jatuh ke sungai itu, ibu dan anak. Lewat jalan menikung dan nabrak pagar jembatan langsung masuk sungai itu,” ungkapnya.
Ia menduga korban usai menjemput putrinya yang sekolah di Kecamatan Pungging. Korban mengalami luka pada bagian kaki dan kepala, sementara sang anak selamat. Keduanya dibawa ke Puskesmas Pungging menggunakan mobil ambulance. [tin/ian]
![Ibu dan Anak di Mojokerto Tercebur dalam Sungai, Begini Kondisi Mereka Sekarang Sejumlah warga mengevakuasi korban dari sungai sedalam 5 meter di Dusun Bedagas, Desa Tunggalpager, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto. [Foto : ist]](https://beritajatim.com/wp-content/uploads/2024/09/IMG-20240905-WA0024.jpg)





