Mojokerto (beritajatim.com) – Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto menyiapkan berbagai kegiatan untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-55 Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) tahun 2026. Tak hanya diisi kegiatan olahraga dan seremoni, peringatan tahun ini juga menyasar masyarakat melalui sejumlah aksi sosial.
Mulai dari bantuan untuk balita stunting hingga pemeriksaan kesehatan dan pembagian sembako. Rangkaian kegiatan diawali dengan donor darah pada 2 November 2026 di Balai Kota Mojokerto. Selanjutnya, akan digelar seminar pendidikan yang direncanakan melibatkan sekitar 300 guru, serta ziarah makam pahlawan dan tabur bunga.
Di bidang olahraga, sejumlah perlombaan turut disiapkan, meliputi bulu tangkis, bola voli, dan jalan santai. Ada pula Hakordia Run sebagai bagian dari rangkaian kegiatan menyambut Hari Antikorupsi Sedunia. Puncak peringatan HUT ke-55 KORPRI akan ditandai dengan upacara bendera di halaman Balai Kota Mojokerto.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan resepsi bersama keluarga besar KORPRI. Sementara itu, rangkaian kegiatan akan ditutup dengan refleksi akhir tahun bersama Ustaz Hanan Attaki pada Desember 2026.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Mojokerto Gaguk Tri Prasetyo, selaku Ketua KORPRI Kota Mojokerto, mengatakan peringatan HUT KORPRI menjadi momentum bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk memperkuat solidaritas sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap masyarakat.
“Peringatan HUT KORPRI bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum bagi seluruh anggota KORPRI untuk memperkuat solidaritas, meningkatkan kepedulian, dan mengaktualisasikan semangat pengabdian kepada masyarakat,” ungkapnya, Senin (2/11/2026).
Salah satu agenda sosial yang disiapkan adalah pemberian bantuan berupa telur dan susu bagi balita yang mengalami stunting dan wasting. Selain itu, KORPRI juga akan menggelar pemeriksaan kesehatan serta membagikan paket sembako kepada abang becak, juru parkir, dan penyapu jalan.
Sekda berharap seluruh agenda tersebut tidak hanya mempererat kebersamaan antaranggota KORPRI, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Menurutnya, ASN harus mampu menunjukkan peran sebagai pelayan masyarakat melalui kepedulian dan kontribusi nyata.
“Melalui rangkaian kegiatan ini, kami ingin kehadiran KORPRI tidak hanya dirasakan di lingkungan pemerintahan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Karena pada hakikatnya, ASN merupakan pelayan masyarakat yang harus senantiasa hadir, peduli, dan memberikan kontribusi sesuai tugas dan tanggung jawabnya,” katanya. [tin/kun]






