Surabaya (beritajatim.com) – PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) memperingati hari ulang tahun ke-52 pada 28 Februari 2026 dengan mempertegas komitmen transformasi menuju ekosistem industri hijau yang berkelanjutan. Sebagai anggota Holding BUMN Danareksa, SIER terus memposisikan diri sebagai pengungkit utama perekonomian nasional melalui penyediaan kawasan industri yang tangguh dan berdaya saing.
Perayaan ini ditandai dengan prosesi pemotongan tumpeng yang dipimpin oleh Pelaksana Tugas Direktur Utama PT SIER, Rizka Syafittri Siregar, di Wisma SIER pada Jumat (27/2/2026). Momentum syukuran tersebut dihadiri oleh jajaran dewan komisaris, direksi, karyawan, hingga para purnatugas yang tergabung dalam Perkumpulan Pensiunan Karyawan SIER (PPKS).
Dalam suasana khidmat Bulan Suci Ramadan, SIER juga menyalurkan santunan kepada anak-anak yatim di kawasan ring satu sebagai wujud nyata tanggung jawab sosial perusahaan. Kegiatan tasyakuran ini dilengkapi dengan tausiyah dari KH Taufiqurrahman SQ yang menekankan pentingnya integritas dalam setiap langkah pengabdian kerja.
Rizka Syafittri Siregar menegaskan bahwa usia 52 tahun merupakan pijakan strategis bagi perusahaan untuk terus melakukan akselerasi dan naik kelas di kancah industri global. Ia menyatakan bahwa fokus utama saat ini adalah penguatan tata kelola, inovasi layanan, serta komitmen terhadap kelestarian lingkungan hidup.
“SIER bukan hanya menghadirkan kawasan industri, tetapi juga menghidupkan ribuan lapangan kerja serta menggerakkan roda ekonomi Jawa Timur dan Indonesia. Di usia ke-52 ini, kami tidak sekadar bertahan, tetapi melesat meningkatkan kualitas layanan, inovasi, dan standar keberlanjutan,” ujar Rizka.
Mengusung tema “Amazing Level Up Together”, SIER mendorong transformasi melalui digitalisasi layanan serta peningkatan efisiensi operasional yang lebih profesional. Salah satu pencapaian menonjol adalah diraihnya sertifikat halal untuk produk air bersih hasil pengolahan limbah cair (recycle) sebagai jaminan kualitas bagi para tenant.
Langkah inovatif lainnya diwujudkan melalui pembangunan fasilitas SIER Transit Point dan PIER Transit Point sebagai solusi manajemen parkir kendaraan angkutan logistik. Selain itu, perusahaan telah menyediakan fasilitas pergudangan modern, Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), serta optimalisasi pemanfaatan energi surya.
Di kawasan PIER Pasuruan, SIER mengoperasikan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Lestari yang memiliki kapasitas pengolahan hingga 50 ton sampah per hari. Fasilitas ini didukung oleh sistem pemilahan canggih untuk mendukung prinsip Zero Waste to Landfill demi mewujudkan kawasan industri ramah lingkungan.
“Level up bagi kami berarti terus memperbaiki diri, menghadirkan layanan yang relevan dengan kebutuhan industri, serta menjaga bumi untuk generasi mendatang. Amazing karena kami terus melampaui batas, dan together karena pertumbuhan terbaik lahir dari kolaborasi bersama stakeholder baik dengan tenant, mitra, pemerintah, dan masyarakat,” tutup Rizka.
Sebagai catatan sejarah, SIER merupakan pengelola kawasan industri pertama di Jawa Timur yang didirikan pada 28 Februari 1974 melalui kolaborasi lintas pemerintah. Sejak tahun 2022, perusahaan resmi tergabung dalam Holding BUMN Danareksa untuk memperkuat sinergi pengembangan aset industri negara.
Saat ini, SIER mengelola tiga kawasan strategis yang berlokasi di Rungkut (Surabaya), Berbek (Sidoarjo), serta Rembang (Pasuruan). Melalui pengalaman lebih dari lima dekade, SIER bertransformasi menjadi pusat industri terintegrasi yang adaptif terhadap perubahan teknologi dan tuntutan ekosistem industri hijau dunia. [tok/beq]






