Surabaya (beritajatim.com) – Dalam rangka merayakan HUT ke-47, PT DLU menggelar bakti sosial berupa cek kesehatan gratis bagi warga di RW 04 Kawasan Dinoyo Sekolahan Surabaya.
Penasihat Utama PT Dharma Lautan Utama (DLU) Bambang Haryo Soekartono (BHS), Direktur Utama (Dirut) PT DLU Erwin H Poedjono, Ketua DPC Partai Gerindra Kota Surabaya Cahyo Harjo Prakoso beserta Tim BHS Peduli dan sejumlah tokoh masyarakat hadir dalam acara tersebut.
Tak hanya itu saja. PT DLU juga menghadirkan nakhoda kapal dan pramugari. Mereka berdiri tegap ramah menyapa setiap warga. Antusiasme peserta cek kesehatan sangat tinggi. Mereka datang berbondong-bondong sejak pukul 07.00 WIB pagi. Total ada sekitar 200 peserta. Mereka mulai antre mendaftar, menjalani pemeriksaan hingga mendapatkan obat gratis dari tim medis.
Direktur Utama PT DLU, Erwin H Poedjono mengatakan, cek kesehatan gratis merupakan bagian dari program PT DLU Peduli. Dia melanjutkan, layanan ini juga merupakan inisiasi dari Penasihat Utama PT DLU Bambang Haryo Soekartono. PT DLU sendiri rutin melakukan cek kesehatan bagi seluruh karyawan dan berbagai aksi sosial lain.
“Program ini bagi PT DLU adalah program baksos dalam rangka ulang tahun PT DLU yang jatuh pada 15 Februari kemarin,” ujar Erwin.
[berita-terkait number=”5″ tag=”PT-DLU”]
Erwin juga meminta doa restu kepada warga agar PT DLU bisa lebih baik lagi dalam melayani masyarakat, khususnya di bidang transportasi laut dan penyeberangan.
Pada momen cek kesehatan ini, BHS melakukan komunikasi interaktif bersama warga. Terutama perihal masalah layanan kesehatan. Menurutnya, sumber daya manusia adalah aset terbesar sebuah bangsa.
“Maka dari itu, SDM harus sehat agar tetap produktif dan negara menjadi maju,” tutur Dewan Pakar DPP Partai Gerindra sekaligus Ketua Dewan Penasihat DPD Partai Gerindra Jatim tersebut.
Agar terwujud masyarakat produktif, maka pemerintah harus memberikan dukungan layanan kesehatan secara rutin. Bambang Haryo kemudian bercerita. Ia baru saja pulang dari Malaysia.
“Pemerintah di sana mewajibkan setiap warga cek kesehatan setiap enam bulan sekali hanya dengan membayar senilai 1 ringgit atau setara Rp 3.000 untuk setiap pemeriksaan dan obat,” katanya di hadapan warga.
BHS berharap Pemerintah Indonesia bisa menerapkan sistem seperti itu. Maksimal membayar Rp 5.000 setiap cek kesehatan. Angka ini disebut hanya sebagai syarat administrasi. Karena pemerintah akan mengcover semua biaya cek kesehatan termasuk obat. “Kita harapkan Indonesia ke depannya seperti itu,” katanya.
BHS juga berencana mengusulkan ide senada kepada Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi agar warga semakin peduli dengan kesehatan mereka. “Insya Allah direalisasikan dengan baik,” ucap BHS.
Pada kesempatan ini, BHS juga mensosialisasikan manfaat gizi ikan bandeng kepada warga. Hal ini sejalan dengan Program Gerakan Revolusi Putih Partai Gerindra.
Program bertujuan mengajak masyarakat gemar makan ikan dan minum susu sebagai upaya membantu pemerintah menekan angka stunting di Indonesia khususnya Surabaya.
Menurut BHS, bandeng memiliki kandungan Omega 3 paling tinggi sebesar 14,6 persen. Angka itu mengungguli kandungan omega ikan salmon yang hanya sebesar 2,6 persen. Apalagi Indonesia adalah penghasil bandeng terbesar di dunia. Baru disusul oleh Filipina dan Taiwan.
BHS menaruh harapan apabila Prabowo diberikan amanah menjadi pemimpin Indonesia, maka Gerakan Revolusi Putih di semua wilayah ini dipastikan berhasil menghilangkan stunting dan kesejahteraan masyarakat dapat tercapai.
BHS juga bercerita, Prabowo pernah membeli sapi perah. Sapi itu ditempatkan di Hambalang. Sapi itu bukan sebagai koleksi atau juga bukan dipotong, melainkan diperah susunya untuk dibagikan kepada warga sekitar. “Semoga kita bisa makan ikan dan minum susu gratis jika Pak Prabowo Insya Allah jadi presiden,” kata BHS.
Ketua RW 04 Biyantoro pada kesempatan tersebut mengungkapkan terima kasih dan mengapresiasi kunjungan PT DLU dalam agenda cek kesehatan gratis. “Warga saya banyak yang antusias cek kesehatan,” kata Biyantoro.
Sebagai Ketua RW baru, ia bersyukur bisa mengenal BHS melalui kegiatan sosial. “Mudah-mudahan PT DLU selalu jaya,” tambahnya.
Ibu Ginah (75) dan Ibu Zakiyah (54) merupakan dua di antara warga yang turut menjalani pemeriksaan kesehatan. Mereka mendapatkan suplemen untuk menunjang kebugaran tubuh.
Ibu Zakiyah berharap program seperti ini dapat terus berlanjut dan mengamini upaya BHS mendorong Pemkot memfasilitasi cek kesehatan dengan biaya sangat ringan. (tok/kun)







