Hukum & Kriminal

Warga Pulau Kangean Mencuri di Sejumlah Rumah, Hasilnya untuk Beli Narkoba

Salah satu barang bukti pencurian [Foto: Humas Polres Sumenep]

Sumenep (beritajatim.com) – Empat pemuda asal Pulau Kangean, Kabupaten Sumenep, dibekuk aparat Polsek setempat karena terlibat tindak pidana pencurian dan narkoba.

Keempat tersangka itu masing-masing bernama Sapi’u (31), Feb (16), dan Alfin (24), ketiganya warga Desa Duko, Kecamatan Arjasa, Pulau Kangean. Selain itu, juga Fadhol (33), warga Desa Paseraman, Kecamatan Arjasa.

“Mereka ditangkap di rumahnya, kecuali Fadhol menyerahkan diri ke Polsek,” kata Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, Kamis (18/3/2021).

Penangkapan itu berawal ketika anggota Polsek Kangean mendapatkan laporan tentang terjadinya tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat) yang dilakukan Sapi’u. Anggota bergerak cepat mendatangi TKP dan meringkus tersangka.

“Ketika dilakukan penggeledahan di rumah tersangka Sapi’u, ditemukan sebuah televisi 42 Inci warna hitam. Selain itu, juga didapati 1 pipet kaca yang terdapat sisa sabu dan 1 alat hisap di dalam jok sepeda motor yang digunakan tersangka,” ungkap Widiarti.

Ketika ditunjukkan, tersangka Sapi’u mengakui bahwa sabu itu miliknya yang didapat dengan cara membeli kepada seseorang berinisial SA di Desa Sambakati. “Saat diinterogasi, Sapi’u mengakui baru saja pesta sabu bersama Feb dan Fadhol. Itu dilakukan sebelum melakukan aksi pencurian,” paparnya.

Selain itu, tersangka Sapi’u juga mengakui telah melakukan curat bersama-sama di tiga rumah, yakni rumah Indayanti, Suhartini, dan Normayana.

Anggota kemudian menuju rumah SA, yang disebut sebagai pemasok narkoba jenis sabu. Namun sayang ketika dilakukan penggeledahan, petugas tidak menemukan barang bukti apapun. SA sendiri juga tidak mengakui bahwa dirinya telah menjual sabu kepada Sapi’u.

Anggota Polsek Kangean kemudian melakukan pengembangan ke rumah Feb. Saat digeledah, petugas tidak menemukan barang bukti. “Tapi dari hasil interogasi, tersangka Feb mengakui telah melakukan pesta sabu dan pencurian bersama Sapi’u,” terang Widiarti.

Tersangka mengakui bahwa hasil curiannya berupa HP Oppo warna merah telah digadaikan kepada Alfin. Anggota Polsek Kangean pun melakukan pengembangan ke rumah kepada Alfin. “Ketika digeledah, petugas menemukan barang bukti hasil pencurian yang telah dikuasainya berupa satu buah HP merk OPPO warna merah. Saat ditunjukkan, ia mengakui telah terima gadai dari Feb,” paparnya.

Selanjutnya anggota Polsek Kangean melakukan pengembangan kerumah Fadhol. Namun orangnya tidak ada. Setelah beberapa jam kemudian, tersangka Fadhol menyerahkan diri ke Polsek Kangean. “Semua tersangka dan barang bukti diamankan di Polsek Kangean untuk proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut,” ucapnya.

Para tersangka dijerat pasal 114 ayat (1) subsider pasal 112 ayat (1) subsiser pasal 127 ayat (1) huruf a UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. [tem/suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar